Menolak Tersangka, Teguh Tempuh Pra-Peradilan

Sidang Pra-Perdailan di PN Tubei, Senin (26/7/2021)/Foto: mitra

LEBONG, sahabatrakyat.com– Mantan Ketua DPRD Kabupaten Lebong Teguh Raharjo akhirnya menempuh langkah pra-peradilan atas penetapan status tersangka kepadanya oleh Kejaksaan Negeri Lebong terkait perkara dugaan korupsi di DPRD Lebong.

Sidang pra-peradilan bahkan sudah dimulai sejak Senin (26/7/2021) mulai pukul 11.00
WIB dengan agenda pembacaan permohonan. Sementara hari ini (27/7/2021) dilanjutkan
dengan jawaban termohon. Sidang estafet ini akan tuntas dalam tujuh hari sejak dimulai.

Firnandes Maurisya SH MH, kuasa hukum Teguh Raharjo, mengatakan pra-peradilan
merupakan hak Teguh Raharjo untuk menguji apakah tindakan penyidik Kejaksaan Negeri Lebong menetapkan tersangka itu sudah tepat atau tidak.

Firnandes mengatakan, dalam analisanya selaku kuasa hukum, penetapan tersangka
terhadap Teguh tidak sah. Salah satu alasannya adalah bahwa kerugian negara yang
didakwakan sudah pulih berdasarakan LHP BPK 2016, sudah dikembalikan ke negara.

“Kalau kita anggap kerugian negara ini belum kembali, faktanya di tahun 2021 ini sudah dikembalikan lagi oleh Teguh Raharjo senilai Rp 1,3 milyar. Lalu kita hubungkan dengan LHP BPK tahun 2016 dengan penyerahan 1,3 milyar itu artinya sudah 2 kali dilakukan pengembalian uang negara tersebut,” tandasnya.


Pewarta: Sumitra Naibaho