MUI RL Himbau Bayar Zakat Fitrah Sebesar 2,7 Kg Melalui Baznas

Kepala Kemenag dan Ketua MUI Rejang Lebong memberi keterangan kepada pers terkait zakat fitrah/Foto: brn

REJANG LEBONG- sahabatrakyat.com-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Rejang Lebong (RL) menghimbau umat muslim yang akan membayar zakat fitrah dengan beras untuk tahun 2021 sebanyak 2,7 kg dan pembayaran tersebut melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua MUI Rejang Lebong Mabrur Syah usai menghadiri rapat penetapan besaran zakat fitrah di Kantor Kemenag Rejang Lebong Senin (26/4/2021) kemarin.
Menurut Mabrur pemahaman tentang satu sha selama ini ditafsirkan sebanyak 2,5 kg, tetapi menurut Imam An-Nawawi satu sha itu adalah 2,7 kg, atas dasar itulah kemudian pihaknya menghimbau kepada umat muslim di Rejang Lebong untuk membayar zakat fitrah berupa beras dijumlah 2,7 kg. Apalagi sekarang ini baik Nadhatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah sudah menetapkan besarannya untuk zakat fitrah beras adalah 2,7 kg.

“Takaran 2,5 kg itu ambang batas minimal, agak sayup nian, jadi kalau bisa itu akan lebih baik di 2,7 kg, namun demikian jika ada umat muslim yang mau membayar zakatnya tetap di 2,5 kg silahkan. Namun kami menghimbau lebih baik lagi di 2,7 kg per jiwa,” terang Mabrur.

Selain itu saat membayar zakat, menurut Mabrur, lebih bagus menyalurkannya melalui Baznas, dengan alasan lebih terkoordinir dibanding perseorangan langsung. Sementara melalui Baznas proporsional dan bisa merata. Namun demikian pembayaran zakat fitrah tetap pula bisa dilakukan di masjid-masjid dengan catatan terkoordinasi.

“Dikhawatirkan kalau langsung ke individu-individu takutnya ada penumpukan di satu orang sementara yang lain tidak dapat, kalau di Baznas ada data penerima zakat sehingga lebih bisa merata dalam penyalurannya,” menurutnya.

Sementara itu Kepala Kemenag Rejang Lebong  H. Nopian Gustari menjelaskan paska rapat bersama antara Kemenag, MUI, NU, Muhammadiyah, Baznas, Bulog, Kesra, Masjid Agung, Masjid Raya serta jajaran Kemenag Rejang Lebong di aula Kantor Kemenag. Telah diterbitkan surat edaran bersama Kemenag dan MUI Rejang Lebong Nomor : B.750/Kk.07.03.7/BA.03.2/4/2021, Nomor : 026/DP.K/05/IV/2021 yang memuat untuk zakat fitrah berupa beras dengan kadar timbangan yaitu 2,5-2,7 kg atau dengan takaran 10 canting beras per jiwa.

Sedangkan untuk berupa uang ditetapkan besarannya yakni Rp. 35 ribu per jiwa bagi masyarakat yang mengkonsumsi beras super. Rp. 30 ribu per jiwa bagi masyarakat yang mengkonsumsi beras kategori sedang dan Rp 25 ribu bagi masyarakat yang kesehariannya mengkonsumsi beras  katagori rendah.

“Alhamdulillah sudah diambil keputusan bersama dalam rapat tadi terkait zakat fitrah ditahun ini, setelah pula kita melakukan survei harga beras dipasaran. Maka untuk beras ditetapkan 2,5Kg-2,7Kg atau 10 canting beras, jika diuangkan 35 ribu, 30 ribu dan 25 ribu, semoga ketetapan ini bisa dipedomani secara bersama dan akan segera disosialisasikan ke masyarakat, ” terang Nopian.

Selain itu dalam rapat bersama itu pula menurut Nopian pihaknya telah menetapkan pula pedoman pembayaran fidyah apabila dihargai dengan uang di Kabupaten Rejang Lebong tahun 1442 H atau 2021 M. Dimana untuk Fidyah dibayarkan dengan uang sebesar Rp 30 ribu per hari per jiwa dalam bulan Ramadhan. (brn)