Mutasi Ribuan Pejabat di Tahun Politik

Mutasi ASN di lingkungan Pemprov Bengkulu, Senin (6/01/2020)/Foto: Istimewa

BENGKULU, sahabatrakyat.com– Tahapan Pilkada 2020 sudah resmi dimulai. Dan tahun ini sudah mulai disebut sebagai tahun politik. Sejumlah kepala daerah, mulai bupati, walikota hingga gubernur seolah berkejaran dengan tenggat waktu yang kian mepet buat mengutak-atik ‘kabinet’ birokrasi pemerintahan.

Terpantau sejak 2019 dan memasuki pekan kedua Januari 2020, gerbong mutasi pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten dan kota serta provinsi Bengkulu bergerak. Biasanya ada jeda hitungan bulan. Tapi kali ini gerbong mutasi bergerak hanya hitungan hari.

Gerbong mutasi yang bergerak cepat itu terpantau di sejumlah kabupaten yang bakal menggelar Pilkada 2020, seperti Lebong, Kaur, Seluma, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Selatan, Mukomuko, dan Pemprov Bengkulu. Jika direkap, jumlah pejabat yang dimutasi jelang hajat politik kali ini sudah mencapai ribuan.

Di Kabupaten Lebong, misalnya, gerbong mutasi bergerak jelang libur dan cuti Natal 2019. Gerbong memuat 230 pejabat eselon II, III dan IV. Hanya beberapa hari kemudian, gerbong bergerak lagi. Hari ini (7/01/2020) Bupati Lebong diwakili Plh Sekda Sumiati SP mutasikan 72 ASN. Masing-masing 66 ASN di jajaran Pemkab Lebong dan 7 lainnya ASN Dukcapil berdasar SK Mendagri.

Di Kaur, mutasi pejabat terjadi pada tanggal 3 Januari 2020. Bupati Gusril Pausi yang digadang-gadang akan kembali bertarung di Pilkada Kaur 2020 mengambil sumpah jabatan dan melantik 176 pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Kaur tersebut.

Di Seluma, mutasi pejabat juga dipimpin langsung Bupati Bundra Jaya, Jumat (20/12/2019). Ada 182 ASN yang ikut gerbong kali ini. Umumnya eselon III, guru dan fungsional.

Sementara gerbong mutasi ratusan pejabat di Kepahiang bergerak November 2019 lalu. Ada 188 pejabat eselon III dan IV yang kena mutasi itu. Mereka langsung dilantik oleh Bupati Hidayattullah Sjahid di aula Diknas Kepahiang.

Di Rejang Lebong, Bupati Rejang Lebong, Ahmad Hijazi melantik 284 pejabat mulai dari eselon II B hingga eselon IV B pada Senin (6/01/2020).

Di hari yang sama, gerbong mutasi ratusan ASN juga bergulir di lingkungan Pemprov Bengkulu. Tercatat ada 280 pejabat eselon III dan IV. Mutasi dipimpin Penjabat Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri.

Menurut Hamka, mutasi merupakan hal biasa dan bagian dari perjalanan karir seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Maka yang baru saja dilantik harus segera melakukan konsolidasi internal maupun eksternal untuk memahami tugas dan tanggung jawab di jabatan barunya.

“Saya percaya bahwa yang dilantik hari ini, akan mampu melaksanakan tugas sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab. Jika telah memahami tugas, maka insyaallah akan berhasil dan dapat membuat prestasi bagi diri sendiri maupun instansi yang ada,” ungkap Hamka Sabri.

Hamka Sabri juga menegaskan, tentunya 2020 ini merupakan tahun politik, dimana ASN harus menempatkan posisi dirinya. Jadi ASN itu tidak boleh bermacam-macam, dia tidak boleh berpartai politik.

“ASN itu dia harus tugasnya sebagai aparatur sipil negara dan abdi negara abdi masyarakat. Jadi tidak boleh terlibat politik praktis,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Diah Irianti mengatakan, dari 280 pejabat Eselon III dan IV ini, beberapa diantaranya menjabat sebagai Kepala Sekolah dan Kepala Tata Usaha SMA.

“Ini merupakan mutasi jabatan sesuai kebutuhan organisasi pemerintah, ada yang pindah tugas dan ada juga yang merupakan promosi jabatan,” jelasnya.


Penulis: Jean Freire