Nekat Mudik, 234 Kendaraan Putar Balik

BENGKULU, sahabatrakyat.com Meski sudah ada larangan mudik pemerintah selama masa pandemi Covid-19, masih ada saja warga yang berusaha mengabaikan larangan tersebut. Terbukti, sejak digelarnya Operasi Pekat, sudah ada 234 kendaraan yang dipaksa putar balik oleh polisi.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno kepada wartawan mengatakan, ratusan kendaraan yang diminta putar balik itu terdiri dari berbagai jenis, mulai roda dua, kendaraan atau mobil pribadi hingga angkutan umum.

“Semua kendaraan itu terdata dari lima titik, yakni Polres Rejang Lebong, Mukomuko, Kaur, Bengkulu Selatan, dan Polres Bengkulu. Datanya sejak Ops Pekat mulai tanggal 24 April sampai dengan 7 Mei,” imbuh Sudarno.

Dari 234 kendaraan tersebut, kata Sudarno, yang terbanyak adalah dari pos di Mukomuko sebanyak 100 unit kendaraan. Lalu Rejang Lebong (80 unit), Kaur (45 unit). “Kepahiang nol, Bengkulu satu, Bengkulu Selatan satu,” jelasnya.

Berdasar rincian data kendaraan, kendaraan roda empat pribadi adalah yang terbanyak, yakni 185 unit, disusul sepeda motor 38 unit dan kendaraan umum 10 unit.

Terpisah, Kapolres Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak menegaskan hingga saat ini larangan mudik masih berlaku atau belum dibatalkan oleh pemerintah. Ia mengimbau masyarakat mengindahkan larangan itu.

“Jadi isu-isu yang bilang mudik sudah diperbolehkan itu tidak benar. Kami imbau sanak saudara sekalian untuk menunda atau jangan dulu mudik sampai wabah corona ini mereda atau sudah dinyatakan aman,” katanya.

Pahala memastikan pengawasan di perbatasan terus dilaksanakan demi mencegah arus mudik. Polres Bengkulu sendiri menugaskan personilnya di empat titik dan bersama-sama dengan pos gugus tugas Covid-19.


Penulis: RRI Bengkulu | Editor: Jean Freire