Pagi Berdarah di Hulu Palik, Khatib Tewas Ditujah di Depan Putrinya

Korban saat ditangani petugas medis/Foto: Istimewa

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Peristiwa berdarah menggegerkan warga Desa Pematang Balam, Kecamatan Hulu Palik, Bengkulu Utara, Sabtu (12/6/2021) pagi. Zairul Helmi (63 tahun) yang juga khatib di desa itu tewas kena tujah.

Pelaku diketahui seorang pria bernama Raden (45 tahun) warga asal Desa Air Lanang, Kecamatan Curup Selatan, Rejang Lebong.

Berdasarkan informasi Polsek Kerkap, peristiwa bermula ketika pelaku mendatangi rumah korban. Awalnya dia bertemu dengan saksi Darma (25 tahun) lalu mempertanyakan keberadaan korban. Oleh Darma yang tak lain adalah putri korban, dijawab tidak ada.

Namun korban lalu keluar menemui pelaku seraya bertanya mengapa Raden mencarinya.

Pelaku lalu mendekati dan mencekik leher korban sehingga mereka sempat terlibat perkelahian.

Pelaku lantas mundur beberapa langkah dan mencabut senjata tajam yang terselip di pinggang.

Dengan sajam di tangan pelaku kembali menyerang. Korban berusaha lari. Naas, upayanya gagal. Ia tersudut dan terjatuh. Pelaku lalu menghujamkan sajam ke tubuhnya dan mengenai bagian dada.

“Setelah menusuk korban, pelaku lalu pergi. Dia masih pegang sajam sehingga saksi tak berani mencegah, ” terang Kapolsek Kerkap Ipda Ratno SH, Sabtu (12/6/2021).

Akibat luka tusukan sajam korban akhirnya meninggal dunia. Polisi yang mendapat laporan segera turun ke tempat kejadian perkara.

“Kita sudah melakukan tindakan kepolisian. Selain meminta keterangan saksi, kita juga telah mengamankan pelaku dan barang bukti, ” kata Ipda Ratno.


Pewarta: MS Firman