Pandemik Corona, Bengkulu Semprot Disinfektan di Pusat Keramaian, Gub Rohidin Bilang Geser Anggaran Puluhan Miliar

Pemprov, TNI dan Polri di Bengkulu gelar penyemprotan disinfektan di pusat keramaian atasi wabah corona/Foto: RRI Bengkulu

BENGKULU, sahabatrakyat.com: Upaya mencegah dan mengatasi sebaran virus Covid-19 di Provinsi Bengkulu terus ditingkatkan. Hari ini (26/03), penyemprotan disinfektan secara massal kembali digelar di sejumlah pusat keramaian, mulai jalan raya hingga terminal dan pasar.

Aksi melawan wabah corona diawali apel pagi yang dipimpin Danrem Korem 041/Gamas Bengkulu didampingi Wakil Gubernur. Gubenur dan Kapolda sendiri tiba sesaat sebelum apel bubar.

Usai apel, armada dan tim gabungan Pemprov, Polda dan Korem langsung menyemburkan disinfektan di sepanjang jalan yang dilalui. Tim lalu menjangkau hingga ke Terminal Lingkar Timur dan Pasar Tradisional Panorama. Kegiatan ini berakhir di Markas Kodim Kota Bengkulu.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah kepada wartawan mengatakan, penyemprotan akan selalu dilakukan secara massal dalam upaya mencegah dan mengatasi penyebaran virus corona di Bengkulu.

Lebih jauh ia mengatakan, Pemprov sendiri baru saja menyelesaikan rapat untuk pengadaan barang dalam rangka memenuhi kebutuhan mengatasi wabah ini.

“Siang ini baru saja selesai rapat pembahasan pengadaan barang dan jasa yang didampingi Kejati. Sekali lagi ini tidak bisa main-main dan kita tak mau sampai salah dalam proses pengadaan,” jelasnya.

Menurut Rohidin, Pemprov sudah mengalokasikan anggaran hingga puluhan miliar untuk pengadaan alat pengaman kesehtan seperti masker dan kelengkapan lain, yang dibutuhkan melawan wabah corona.

Termasuk mengusulkan tambahan lima rumah sakit rujukan dan menyiapkan ruangan lagi. Lima rumah sakit itu adalah RS di Rejang Lebong (Curup), RSHD Kota Bengkulu, Mukomuko, Bhayangkara dan DKT.

“Sementara ruang tambahannya di Bapelkses, Asrama Haji, Badan Diklat, LPMP, dan Mess Pemda. Di kabupaten lainnya akan dikunjungi dulu untuk tambahan,” imbuh Rohidin.

Sementara terkait surat permohonan lockdown Walikota Bengkulu, Rohidin mengatakan hal itu akan diteruskan ke pusat. “Ini kan kebijakan nasional, kita koordinasikan dulu ke pusat. Tapi kita hargai usulan ini karena aspirasi masyarakat,” tandasnya.

Danrem Bengkulu Kolonel Inf Dwi Wahyudi, S.AN.,M.M menambahkan, penyemprotan ini adalah upaya memutus jalur sebaran virus corona. Ia berharap semua pihak saling mendukung dan bekerja sama dalam upaya mengatasi bencana ini.

Ia menambahkan anggota TNI di daerah juga bersama-sama dengan unsur Polri dan pemerintah setempat ikut mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran virus.


Penulis: RRI Bengkulu | Editor: Jean Freire