Pemkot Bengkulu normalisasi drainase untuk antisipasi banjir di pasar

SAHABAT RAKYAT, Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu melakukan normalisasi drainase Pasar Panorama guna mengantisipasi kawasan setempat banjir lagi, sebab saluran tersebut saat ini tidak mampu menampung debit air hujan akibat tumpukan sampah plastik dan sedimentasi tanah yang tinggi.

“Hasil yang didapat memang posisi drainasenya itu banyak yang tersumbat. Di dalam pasar itu sedimentasinya tinggi sekali, jadi memang air itu tidak ada tempat mengalirnya lagi. Saluran induknya juga posisinya banyak sedimentasi,” kata Fungsional Umum Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu Supriyadi di Bengkulu, Selasa.

Dinas PUPR Kota Bengkulu mengerahkan personel untuk normalisasi drainase dengan melakukan penanganan sampah dan pengangkatan sedimen tanah secara intensif agar saluran kembali lancar.

Hal tersebut dilakukan agar dapat mencegah genangan air lagi saat curah hujan tinggi melanda Kota Bengkulu.

Ia mengharapkan dengan normalisasi saluran induk dan drainase lingkungan pasar, wajah baru Pasar Panorama tidak hanya lebih rapi dari segi penataan pedagang, tetapi juga bebas ancaman banjir musiman.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagrin) Kota Bengkulu Alex Periansyah menerangkan genangan air disebabkan adanya fondasi bangunan menutup akses drainase dan oknum pedagang membangun bangunan liar sehingga menutup lubang pembuangan air menuju siring utama.

“Saluran air mampet dan salurannya juga sudah alih fungsi, tidak semuanya. Air yang masuk saluran tertutup oleh fondasi-fondasi sehingga tergenang seperti kolam. Kami bersama dengan PUPR mengecek dan meninjau untuk menindaklanjuti agar tidak kembali terjadi banjir di dalam kawasan pasar. Untuk tinggi air 60 centimeter,” katanya

Ia mengimbau para pedagang meningkatkan kesadaran dengan tidak menutup drainase, guna memastikan fungsi sistem pengairan tetap terjaga dan mencegah banjir kembali terulang.

“Ketika pedagang masuk ke dalam pasar diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan sebab kemungkinan dapat menyebabkan kembali terjadinya banjir atau genangan air naik saat terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kita minta kesadaran dari pedagang dan semua, apabila sudah diperbaiki (saluran air) maka kita jaga sama-sama,” kata dia. (red)