Beranda Bengkulu Pengunjung Festival Tabut keluhkan aksi copet, warga diminta tingkatkan kewaspadaan

Pengunjung Festival Tabut keluhkan aksi copet, warga diminta tingkatkan kewaspadaan

Bengkulu – Pelaksanaan Festival Tabut 2026 yang saat ini berlangsung di kawasan Lapangan Sport Center Pantai Panjang, Kota Bengkulu, terus dipadati masyarakat.

Sebagai pergelaran budaya terbesar di Bumi Merah Putih, agenda tahunan ini tidak hanya menyuguhkan berbagai rangkaian tradisi dan pertunjukan seni, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat dengan hadirnya ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta beragam wahana permainan yang menarik perhatian pengunjung.

Di tengah tingginya antusiasme masyarakat untuk menikmati kemeriahan festival, muncul laporan dugaan aksi pencopetan yang dialami sejumlah pengunjung. Informasi tersebut mencuat melalui unggahan salah satu akun media sosial informasi Bengkulu yang membagikan pesan dari seorang pengunjung Festival Tabut.

Dalam pesan yang dikirimkan kepada admin akun tersebut, pengunjung mengaku mengalami kejadian tidak menyenangkan saat berada di area festival. Ia menyebut tas miliknya diduga disilet oleh pelaku yang memanfaatkan keramaian pengunjung.

“Min, hati-hati orang yang nonton Tabot, min. Siang tadi sudah banyak kejadian kena copet. Tas kami disilet, min,” tulis pengunjung tersebut dalam pesannya yang dibagikan pada Kamis (18/6) lalu.

Menanggapi laporan tersebut, admin akun kemudian menanyakan lokasi kejadian. Pengunjung itu menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi di kawasan Sport Center Pantai Panjang.

“Iya, min, di Sport Center. Padahal sekitar jam 12 siang belum terlalu ramai dan tidak ada desak-desakan,” tulisnya.

Laporan tersebut langsung mendapat perhatian warganet. Banyak masyarakat berharap pihak terkait dapat meningkatkan pengawasan dan keamanan selama Festival Tabut berlangsung agar pengunjung dapat menikmati seluruh rangkaian acara dengan nyaman dan aman.

Seorang pengunjung Festival Tabut juga mengimbau masyarakat yang datang ke lokasi acara untuk lebih berhati-hati terhadap barang bawaan mereka. Ia mengingatkan agar pengunjung tidak lengah meskipun kondisi lokasi tidak terlalu padat dan tidak terjadi desak-desakan.

Sementara itu, warga Bengkulu maupun wisatawan yang berencana menghadiri Festival Tabut 2026 diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berada di area yang ramai.

Pengunjung disarankan menyimpan barang berharga di tempat yang aman, tidak membawa uang tunai dalam jumlah besar, serta rutin memeriksa kondisi tas maupun barang bawaan selama berada di lokasi festival.
Hingga kini, Festival Tabut 2026 masih menjadi magnet utama hiburan dan budaya di Bengkulu. Ribuan masyarakat diperkirakan akan terus memadati kawasan Sport Center Pantai Panjang untuk menyaksikan berbagai agenda acara, menikmati kuliner UMKM, hingga mencoba beragam wahana permainan yang tersedia.

Karena itu, kesadaran dan kewaspadaan bersama dinilai penting agar kemeriahan festival dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh pengunjung. (**)