Peras Kades 25 Juta Bawa Nama Kajati, 2 Warga Benteng Ditangkap Polisi

Diduga memeras kepala desa, dua pria di Bengkulu Tengah ditangkap polisi/Foto: Ist

BENTENG, sahabatrakyat.com– Kapolres Bengkulu Tengah (Benteng) Polda Bengkulu AKBP Ary Baroto S.IK., M.H., didampingi Kasat Reskrim Iman Falucky S.Trk., S.Ik., Rabu (13/01/2021) menggelar press conference pengungkapan dan penangkapan 2 orang tersangka kasus pemerasan dan pengancaman berinisial HI dan PR warga Kabupaten Benteng.

Kapolres Benteng mengungkapkan, pengungkapan dan penangkapan terhadap 2 tersangka berdasarkan LP/B- 04 / I / 2021 / Bengkulu / Resor Bengkulu Tengah / Polsek Taba Penanjung, tanggal 05 Januari 2021 yang dilaporkan oleh korban Sopiansori, warga Kabupaten Benteng.

”Modus yang digunakan kedua tersangka yakni dengan mengancam dan meminta uang kepada pelapor dengan mengatasnamakan KAJARI dan KAJATI,” ungkap Kapolres Benteng.

Dijelaskan oleh Kapolres Benteng, pemerasan dan pengancaman yang dilakukan oleh kedua tersangka berawal pada Selasa tanggal 05 Januari 2021 sekira pukul 12.00 WIB di kantor desa Taba Teret, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Benteng. Saat itu korban didatangi dua lelaki yang bernama HI dan PR.

Lalu korban diminta uang. Jika tidak maka pelaku akan melaporkan seluruh pekerjaan pembangunan desa ke Kajari.

Bingung dengan yang disampaikan kedua tersangka tersebut korban bertanya perkara apa yang akan dilaporkan ke Kajari itu.

Namun pelaku tidak bisa menjelaskan apa yang korban tanyakan. Dan korban menyerahkan uang sebesar Rp 5 juta kepada pelaku dikarenakan pelaku sebelumnya sempat mengaku bahwa uang yang korban serahkan tersebut untuk KEJATI agar perkara yang dilaporkan tidak dinaikkan ke Kejati.

Adapun uang yang diminta oleh pelaku sebesar Rp 25 juta, namun korban tidak memiliki uang sebanyak itu.

”Kedua tersangka ditangkap Senin, 11 Januari 2021,” jelas Kapolres Benteng.

Adapun barang bukti yang berhasil disita dari tangan kedua tersangka diantaranya uang tunai senilai Rp 5 juta.

”Kedua tersangka berikut barang bukti telah kami amankan guna dilakukan proses penyidikan,” pungkas Kapolres Benteng.


Pewarta: Jean Freire