BENGKULU – Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bengkulu aman. Hal ini ditegaskan Eksekutif General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, menanggapi isu di media sosial yang menyebut Fuel Terminal (FT) Pulau Baai tidak dapat menerima kargo BBM akibat pendangkalan alur pelabuhan.

“Informasi tersebut tidak benar. FT Pulau Baai masih bisa menerima kargo BBM melalui kapal, meskipun belum full capacity sesuai ketentuan KSOP,” kata Erwin, Minggu (7/9/2025).

Erwin mengakui adanya antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Bengkulu, seperti di Bumi Ayu, Km 6,5, Kandang, Pagar Dewa, dan Km 8. Menurutnya, antrean dipicu meningkatnya permintaan serta pembelian berlebih akibat isu di media sosial.

Pertamina menyiapkan langkah antisipasi, mulai dari menambah pasokan Pertalite, mengoperasikan SPBU 24 jam, hingga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Tambahan pasokan juga dijadwalkan masuk, yakni 1.200 KL Pertalite pada 7 September 2025 dan 500 KL Pertamax pada 9 September 2025.

“InsyaAllah antrean di SPBU Kota Bengkulu segera normal,” pungkasnya. (Red)