Petugas PLN Cek Meteran Diduga Janggal, Warga di Seluma Protes

Kiri: Konsumen. Kanan: Ridho, kepala PLN Tais. Bawah: Meteran listrik yang diduga anomali/Foto: sahabatrakyat.com-anto

SELUMA, sahabatrakyat.com– TN, warga di Kelurahan Betungan, Kecamatan Sukaraja,
Seluma mengaku protes dan keberatan setelah tiga orang yang mengaku sebagai petugas
PLN Tais mendatangi kediamannya untuk memeriksa meteran listrik alias Kwh.

Selain tak menunjukkan surat tugas, TN mengaku kesal karena meteran yang sudah
dibongkar petugas itu tidak dipasang seperti sedia kala setelah dicek. Apalagi tak
lama setelah petugas pergi, ada percikan listrik dari meteran tersebut.

TN menuturkan, tiga orang yang mengaku dari PLN Tais itu datang pada Jumat
(25/6/2021) sekitar pukul 13.30 WIB. Mereka diketahui berinisial AG, RY dan WD.
TN mengaku diberitahu bahwa meteran listriknya bermasalah sehingga tidak berfungsi
normal.

“Seluruh instalasi dibongkar dan segelnya rusak. Tak bisa diperbaiki lagi oleh oknum
petugas. Sementara hasil dari pemeriksaan instalasi tidak ditemukan kejanggalan,”
kata TN kepada sahabatrakyat.com

Karena tidak terpasang seperti semula, lanjut TN, pada malam hari sekitar pukul
18.00 WIB, ia lalu melihat percikan api dari meteran. Karena khawatir terjadi apa-
apa, ia lalu mematikan NCB. Lalu ia menghubungi call center 123 pusat pengaduan PLN.

Petugas PLN Sukaraja pun menanggapi laporan TN sekitar pukul 21.00 WIB. Dua petugas
lalu memperbaiki meteran listriknya yang rusak tadi. Listrik di rumah TN pun kembali
normal.

Meski sudah normal, TN menyesalkan oknum petugas yang mengaku dari PLT Tais yang
membuka meteran listriknya namun tidak bisa dikembalikan ke kondisi semula. Ia minta
ada penjelasan PLN.

“Seharusnya kalo memang KWH saya ada masalah pihak PLN bisa mengganti dengan KWH
yang baru. Bukan seenak nyamembongkar KWH saya tampa ada prosedur sehingga perbuatan oknum tersebut menurut saya diluar prosedur PT PLN Persero,” kata TN.

Kepala PLN Tais Ridho yang dikonfirmasi sahabatrakyat.com terkait peristiwa dan
keluhan pelanggan itu mengakui bahwa tiga orang yang datang ke rumah TN merupakan
petugas resmi PLN Tais.

Kata Ridho, petugas yang datang itu dari bidang pengawasan konsumen. Mereka sengaja
datang karena KHW listrik warga itu tidak normal. “Karena di situ ada ditemukan
anomali atau kejanggalan terkait jasa pemakai api tenaga listrik,” jelas Ridho.

Menurut Ridho, pelanggan yang keberatan tersebut diharapkan datang ke kantor PLN
Cabang Tais agar masalahnya bisa diselesaikan. Ridho menandaskan, pihaknya akan
mengganti KWH pelanggan yang rusak setelah urusan kejanggalan yang ditemukan petugas diselesaikan.

“Jadi akan kita komunikasikan masalah tagihannya. Setelah itu meteran pelanggan tersebut akan kita ganti dengan yang baru,” kata Ridho.


Pewarta: SUKARDIANTO