Polres RL Gelar Rapid Tes dan Bagikan Masker Gratis

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com- Polres Rejang Lebong dalam mencegah penularan dan penyebaran Covid-19 di wilayah hukumnya bukanlah sebatas wacana. Dalam gelaran operasi Keselamatan Nala 2021 yang sudah berjalan sejak 12-25 April mendatang pihaknya melakukan giat Rapid Tes Antigen secara gratis kepada pengendara lalulintas secara acak.

Setidaknya diketahui giat dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona itu sudah dilaksanakan di tiga lokasi berbeda yakni Pos Kota Pasar Tengah, Bundaran Curup dan hari ini (14/4/2021) digelar di Simpang Kodim 0409 RL.

“Dalam ops Keselamatan Nala 2021 ini salah satu target kita adalah pencegahan penularan virus corona, makanya kita melaksanakan giat rapid tes antigen yang sasarannya secara acak kepada pengendara kendaraan baik R2 maupun R4 yang melintas, dan kita sudah melaksanakannnya sebanyak 3 kali hingga hari ini,” terang Kapolres Rejang Lebong, AKBP Puji Prayitno melalui Kasat Lantas IPTU Aan Setiawan.

Dilanjutkan Aan, giat pemeriksaan rapid tes antigen gratis tersebut, direncanakan akan berlansung selama 14 hari sepanjang pelaksanaan giat Ops Keselamatan Nala 2021. Selain melaksanakan rapid tes antigen dengan melibatkan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong, pihaknya juga membagi-bagikan masker kepada pengguna jalan yang melintas. Langkah tersebut sebagai upaya edukasi dalam giat operasi nala.

“Operasi kita ini mengedepankan edukasi kepada masyarakat, bukan mengedepankan penindakan, makanya kita ada rapid, ada pembagian masker ada juga penempelan stiker dan pembagian brosur keselamatan,” sampai Aan.

Senada dengan kasat lantas, Kabag OPS AKP Margopo saat ditemui di lokasi kegiatan mengatakan, Operasi Keselamatan Nala 2021 menitik beratkan pencegahan penularan Covid 19. Termasuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jalan mengenai larangan mudik. Bahkan bagi masyarakat yang melanggar dengan tetap nekad mudik lebaran, ada sejumlah saksi yang akan dikenakan nantinya. Penerapan larangan mudik sendiri menurut Margopo akan mulai berlaku pada 6-17 Mei mendatang.

“Kesempatan ini kita memberikan pendidikan masyarakat (dikmas) tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas dan pentingnya menjaga kesehatan dengan mencegah penyebaran Covid-19 termasuk mensosialisasikan larangan mudik yang akan mulai berlaku pada 6 hingga 17 Mei mendatang,” akhir Margopo.(brn)