Prihatin Dampak Covid-19, PMKRI Bengkulu BERBAGI

Aksi PMKRI Bengkulu BERBAGAI/Foto: Istimewa

BENGKULU, sahabatrakyat.com– Masa pandemi Covid-19 yang berkepanjangan tidak hanya berdampak pada kesehatan namun juga menggerogoti segala sendi kehidupan termasuk melemahkan perekonomian masyarakat.

Peraturan pemerintah yang mengharuskan dilakukannya pembatasan sosial menjadi salah satu latar belakang yang menjadikan lemahnya ekonomi masyarakat khususnya masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah.

Melihat keadaan saat ini Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Bengkulu sebagai organisasi kepemudaan yang bergerak di dunia sosial kemasyarakatan
membuat sebuah kegiatan rutin yaitu PMKRI Berbagi.

Kegiatan ini dilakukan rutin setiap minggu yaitu dengan membagikan nasi kotak secara gratis kepada pengemis, pemulung, pedagang kecil, tukang parkir dan lain-lain.

Seperti pada Minggu, 20 September 2020, aksi PMKRI Berbagai dilaksanakan di Pasar Minggu, Pasar Panorama dan Simpang Lima Ratu Samban. Sebanyak 50 paket nasi kotak dibagikan oleh kader PMKRI dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan kedua kami setelah 2 minggu sebelumnya melakukan hal yang sama. Seperti komitmen kami sebelumnya bahwa PMKRI harus terus berpihak pada kaum miskin dan tertindas,” papar Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Bengkulu, Putri Ayu Pandiangan.

Ayu mengungkapkan bahwa ini adalah salah satu bentuk kepedulian serta wujud nyata PMKRI hadir di tengah masyarakat. Ia berharap aksi ini bisa menggugah perasaan rekan-rekan yang lain untuk melakukan hal serupa karena sekecil apapun bantuan yang diberikan dapat menyambung kehidupan masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Presidium PMKRI Bengkulu, Surya IH Sinabutar, menambahkan, hal sederhana ini akan terus PMKRI upayakan untuk mengkampanyekan bahwa berbagai itu merupakan tindakan yang indah.

“Besar harapan kami agar semua orang yang ada lebihnya bisa ikut berbagi kepada mereka yang kurang beruntung tersebut. Selain itu kepada pemerintah kami berharap agar lebih peka lagi melihat masyarakat kebawah karena kemiskinan dan ketertindasan masih menjadi momok menakutkan yang menyengsarakan negeri ini” tegas Surya.


Pewarta: Jean Freire/rls