SAHABAT RAKYAT, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Lebong bergerak cepat pasca bencana banjir dengan mengajukan proposal bantuan ke pemerintah pusat senilai Rp65 miliar.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya penanganan dan pencegahan banjir agar tidak kembali terjadi di wilayah Kabupaten Lebong. Bupati Lebong, Azhari, secara langsung mendorong pengajuan pembiayaan infrastruktur melalui skema hibah tanggap darurat.
Bupati Lebong, Azhari didampingi Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Lebong, Syarifudin, menyampaikan bahwa proposal tersebut telah diajukan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Ketua DPD RI.
“Pengajuan ini sebagai langkah cepat pemerintah daerah dalam menangani dampak banjir sekaligus upaya pencegahan ke depan melalui pembangunan infrastruktur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, anggaran yang diajukan akan difokuskan pada pembangunan dan perbaikan infrastruktur pengendali banjir, termasuk normalisasi aliran sungai serta penguatan sistem drainase di titik rawan.
Menurutnya, langkah ini sangat penting mengingat banjir yang terjadi sebelumnya telah berdampak pada aktivitas masyarakat dan infrastruktur daerah.
Pemerintah Kabupaten Lebong berharap proposal tersebut dapat segera disetujui, sehingga proses penanganan dan pembangunan dapat segera direalisasikan.
“Harapannya, dukungan dari pemerintah pusat bisa segera turun agar penanganan pasca banjir berjalan optimal dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman,” tutupnya. (Aan)









