RAPAT PARIPURNA DPRD PROVINSI: APBD 2019 TEREALISASI 88,6 PERSEN

BENGKULU, sahabatrakyat.com- Pemerintah Provinsi Bengkulu menyebut belanja APBD tahun 2019 yang dianggarkan sebesar Rp. 3,5 triliun, hingga 31 Desember 2019 telah terealisasi sebesar Rp 3,1 triliun atau 88,6 persen.

Hal ini disampaikan pada Rapat Paripurna dengan agenda Nota Penjelasan tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2019, Selasa (30/6/2020).

“Untuk pendapatan dianggarkan sebesar Rp 3,3 triliun telah terealisasi sebesar Rp 2,9 triliun atau 88,81 persen,” kata Wakil Gubernur Bengkulu, Dedy Ermansyah.

Sisa lebih perhitungan anggaran itu berasal dari saldo per 31 Desember di kas daerah sebesar Rp 7,4 miliar, saldo per 31 Desember dari RSUD M. Yunus sebesar Rp342.096.104.

Lalu, adanya saldo dari RSJK sebesar Rp. 175 juta. Adanya kas di bendahara pengeluaran per 31 Desember sebesar Rp 1,2 miliar.

“Adanya kas di bendahara bantuan operasional sekolah per 31 Desember 2019 sebesar Rp. 19,8 miliar,” ungkap Dedy.

Dia juga memaparkan adanya pendapatan daerah yang dianggarkan sebesar Rp 3,3 triliun dan baru terealisasi Rp 2,9 triliun, atau kurang dari anggaran sebesar Rp. 369 miliar (88,81%).

Dibandingkan realisasi pendapatan tahun anggaran 2019 dengan tahun sebelumnya, terang Dedy, terdapat peningkatan sebesar Rp. 82,2 miliar atau sebesar 2,88%.

Sementara untuk belanja daerah, terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp. 1,16 triliun, belanja barang dan jasa dianggarkan sebesar Rp.865,9 miliar dan terealisasi Rp775,3 miliar atau 89,5%.

“Untuk belanja hibah dianggarkan sebesar Rp. 358,4 miliar dan terealisasi 95,4%,” sampai Wagub.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri mengatakan, nota penjelasan pemerintah provinsi ini akan dibahas DPRD di tingkat fraksi-fraksi.

“Penyampaian nota penjelasan atas pandangan fraksin- fraksi akan disampaikan pada rapat paripurna Senin depan,” demikian Ihsan.


Pewarta: SUMITRA NAIBAHO/ADV