Ribuan Napi di Bengkulu Terima Remisi 17 Agustus 2020

BENGKULU, sahabatrakyat.com- Seperti di tahun-tahun sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM tahun ini juga memberi remisi atau pengurangan masa hukuman bagi para narapidana.

Di Bengkulu, dari 2.394 orang penghuni rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan yang ada, sebanyak 1.166 narapidana di antaranya menerima remisi umum 17 Agustus 2020. Masing- masing 1.166 remisi umum satu atau sebagian dan 27 lainnya
remisi umum dua atau seluruhnya.

Rincian Napi yang menerima remisi umum sebagian masing- masing satu bulan sebanyak 219 orang, 2 bulan 289 orang, 3 bulan 319 orang, empat bulan 199 orang, lima bulan 126
orang, dan enam bulan 14 orang.

Sementara yang menerima remisi dua masing-masing satu bulan 7 orang, dua bulan 1 orang, 3 bulan 2 orang, 4 bulan 8 orang, dan 5 bulan 9 orang.

Jika dilihat berdasarkan regulasi, narapidana yang menerima remisi tahun ini terdiri dari kriminal umum 1.023 orang, dan PP 99 Tahun 2012 sebanyak 170 orang.

Jumlah narapidana terkait PP 99 Tahun 2012 sebanyak 170 orang tersebut terdiri dari napi narkotika sebanyak 162 orang, dan napi korupsi 8 orang.

Selain itu, remisi juga diberikan kepada napi anak. Dari total 71 napi anak di rutan se-Bengkulu, di momen HUT Kemerdekaan ke-75 RI kali ini hanya satu napi yang dapat
remisi selama satu bulan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bengkulu, Imam Jauhari, menjelaskan, syarat pemberian remisi itu sudah diatur dalam berbagai regulasi atau ketentuan perundang-undangan. Mulai UU sampai surat edaran.

“Syarat-syarat napi yang berhak dapat remisi umum 17 Agustus tahun 2020 ini di antaranya berkelakuan baik selama menjalani pidana sekurang-kurangnya enam bulan. Kalau untuk anak-anak, minimal berkelakuan baik selama tiga bulan sejak menjalani pidana,” jelasnya.

Pemberian remisi umum secara serentak akan digelar simbolis di Gedung Daerah Balai Semarak Bengkulu oleh Gubernur bersama dengan Bupati dan Walikota lewat virtual meeting yang akan disaksikan oleh Menteri Hukum dan HAM RI pada hari ini (17/8) sekitar pukul 13.00 WIB.


Penulis: RRI Bengkulu | Editor: Jean Freire