Sah! APBD RL 2022 Rp 987 M, 7 Program Prioritas Siap Dijalankan

DPRD Rejang Lebong akhirnya mengesahkan RAPBD menjadi APBD Rejang Lebong TA 2022

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Rejang Lebong, Selasa (30/11/2021) sekitar pukul 15.00 WIB telah mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) menjadi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2022.

Pengesahan RAPBD Menjadi APBD tersebut dilakukan melalui rapat paripurna yang dihadiri langsung oleh Bupati Rejang Lebong Syamsul Efendi dan Sekkab Yusran Fauzi Rejang Lebong serta dihadiri oleh anggota DPRD dan sejumlah kepala SKPD wilayah tersebut.

Berdasarkan pantauan dalam rapat paripurna tersebut, diketahui untuk tahun 2022 mendatang APBD Kabupaten Rejang Lebong dibawah pimpinan Syamsul-Hendra dengan slogan Rejang Lebong bercahaya tersebut adalah sebesar Rp 987.360.981.767.00.

Selain itu diketahui pula saat paripurna dalam penyampaian juru bicara Banggar DPRD Rejang Lebong A.A Kadir Harahap selain APBD tahun 2022 sebesar Rp 987 miliar tersebut, antara DPRD melalui Banggar dengan Pemerintah Daerah (TAPD) telah pula disepakati ada 7 program utama Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong.

Diantaranya: Program 100 Juta Perdesa Kelurahan untuk pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. Pengembangan Pariwisata, Perbaikan Jalan Usaha Tani, Pemberian Beasiswa bagi Mahasiswa Berprestasi melalui hibah pada Universitas Pat Petulai (UPP), Pengembangan Layanan Kesehatan RSUD Curup, Pemberian Seragam Sekolah Gratis Bagi Siswa baru SD-SMP, Program Bedah Rumah bagi masyarakat miskin.

Bupati Rejang Lebong Syamsul Efendi usai rapat paripurna pengesahan APBD menjelaskan jika di tahun 2022 ini jumlah APBD mengalami pengurangan dibanding tahun-tahun sebelumnya, sehingga akan ada program-program yang belum berjalan secara maksimal nantinya.

Namun dirinya bersyukur sejumlah program unggulan sudah disetujui dan siap dijalankan di tahun 2022 mendatang.

“Tadi sudah kita sama-sama dengar jika RAPBD sudah disahkan menjadi APBD tahun 2022, sejumlah program juga sudah disetujui dan saya minta seluruh SKPD untuk segera menjalankan program-program tersebut secara penuh tanggungjawab,”sampai Syamsul.

Sementara itu berdasar data didapatkan dalam APBD tahun 2022 untuk PAD sebesar Rp.76.695.457.249.00, Pendapatan Transfer Rp. 910.665.524.518.00, Belanja Daerah Rp.984.860.981.767.00, Belanja Operasi dan Belanja Modal Rp. 798.847.060.267.00, Belanja Tidak Terduga Rp. 12.500.000.000,00, Belanja Transfer Rp. 173.513.921.500,00, Sedangkan defisit 2.500.000.000.00.(brn)