Sepekan, Polres RL Ungkap 3 Kasus Kejahatan

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com Tempo satu minggu, Satreskrim Polres Rejang Lebong berhasil mengungkap 3 kasus kejahatan di wilayah tersebut.

Kapolres AKBP. Puji Prayitno melalui Kasat Reskrim AKP. Sampson Sosa Hutapea di Mapolres Rejang Lebong, Senin (4/10/2021), mengatakan kasus pertama yang berhasil diungkap adalah kasus pengeroyokan yang terjadi pada bulan Agustus 2021 lalu dengan LP/B/284/VIII/2021/SPKT/Sat Reskrim tertanggal 26 Agustus 2021 dengan tersangka atas nama PG (19) warga Kelurahan Batu Dewa Kecamatan Curup Utara.

“Tersangka ini terlibat kasus pengeroyokan yang terjadi pada bulan Agustus lalu di Lapangan Setia Negara, tersangka berinisial PG ini kita amankan di rumahnya pada 28 September 2021 sekitar pukul 21.30 WIB di rumahnya di Kelurahan Batu Dewa, saat ini tersangka sudah kita tahan,”terang Sampson.

Sementara untuk pasal yang dikenakan kepada tersangka PG, disebutkan Sampson yakni Pasal 170 KUHP dengan ancaman paling lama 5 tahun.

Selain itu, kasus kejahatan lainnya yang berhasil diungkap adalah kasus penganiayaan dengan tersangka berinisial RA warga Curup Utara, tersangka diamankan pada 29 September 2021 sekitar pukul 22.00 WIB dikawasan Kelurahan Sukaraja.”Tersangka ini saat diamankan berusaha melakukan perlawanan dengan sajam yang dipakainya saat melukai korban. Kejadian sendiri terjadi pada 12 September lalu dikawasan Simpang Lampu Merah Sukaraja, dimana korbannya mengalami luka tusuk di bagian l dada dan masih dalam perawatan,”ungkap Sampson dihadapan para wartawan.

Sementara kasus ketiga yang berhasil diungkap oleh pihaknya dilanjutkan oleh Sampson didampingi Kanit Tipidter adalah kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur pada awal bulan Oktober lalu sebagaimana LP/B/320/X/2021 tertanggal 01 Oktober 2021 lalu. Tersangka berhasil diamankan di kediamannya di Desa Taba Renah, Kecamatan Curup Utara. Tersangka berinisial RA (32) warga Desa Taba Renah.

“Tersangka melakukan aksi pencurian dikawasan kelurahan Talang Ulu awal bulan lalu dengan cara mencongkel jendela rumah korban kemudian masuk dan mengambil barang-barang milik korban, dari keterangan sementara ada sejumlah barang yang sudah dijual oleh tersangka dan ada juga yang berhasil diamankan yakni 1 buah mesin rumput, 1 buah tabung gas 3kg, dan 1 set speaker,”jelas Sampson.

Terkait jumlah TKP dan seberapa banyak tersangka melakukan aksi pencurian, disampaikan Sampson, pihaknya masih melakukan penyidikan lebih lanjut. “Saat ini baru satu TKP yang diakui tersangka, dan masih kita dalami apakah masih ada TKP lain”,ungkapnya. Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.(brn)