Tempo 3 Hari, 11 Mobil Diputar Balik di Perbatasan Curup-Lubuk Linggau

Salah satu kendaraan yang diputar balik oleh petugas di perbatasan/Foto: Istimewa

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com– Petugas kepolisian dari Polres Rejang Lebong yang berjaga di Pos Pam perbatasan Rejang Lebong Propinsi Bengkulu dengan Lubuk Linggau Sumatera Selatan hingga hari ketiga penyekatan telah memutar balikkan 11 mobil milik pemudik.

Mobil yang diputar balik tersebut tidak hanya jenis travel antar propinsi, namun
juga kendaraan pribadi yang mencoba masuk ke wilayah Propinsi Bengkulu.

Seperti yang dijelaskan oleh Kapolres Rejang Lebong AKBP. Puji Prayitno melalui
Kasat Lantas IPTU. Aan Setiawan, Sabtu (8/5/2021) kemarin. Menurut Aan sikap tegas
diambil anggota tersebut lantaran kendaraan tersebut bermuatan penumpang yang akan
mudik tanpa kelengkapan dokumen yang ditentukan.

“Saat dilakukan pemeriksaan sopir maupun penumpang tidak mampu menunjukkan dokumen yang memperbolehkan mereka melintas, KTP luar, kemudian tidak ada dokumen-dokumen pendukung seperti hasil SWAB/Antigen atau surat pengantar dari Lurah maupun Kades, dengan tegas kemudian kita minta putar balik kearah Lubuk Linggau,” terang Aan.

Petugas memeriksa setiap orang yang bermaksud melintas di perbatasan Rejang Lebong-Linggau/Foto: Istimewa

Dijelaskan Aan untuk jumlah pemudik yang melintas selama tiga hari penyekatan sejak
6-8 Mei, untuk jumlah pemudik sebanyak 27, kemudian untuk mobil berjumlah 11 yang
terdiri dari mobil pribadi sebanyak 4 unit dan mobil travel ada sebanyak 7 unit.

Langkah tegas dengan melakukan sanksi putar balik tersebut lanjut Aan tak lain
adalah untuk mencegah terus meluasnya sebaran Covid-19 serta bertambahnya kasus
positif di wilayah tersebut.

“Kita selalu mengedepankan sikap yang humanis, sebelum diminta putar balik selalu
dijelaskan terlebih dahulu mengenai kepada tidak boleh mudik, dan ini juga kita
ambil agar terjaganya keselamatan semua, tidak terus bertambahnya virus corona di
wilayah ini,” jelas Aan.

Kegiatan penyekatan di Pos Perbatasan yang akan dilakukan hingga 17 Mei tersebut
sejauh ini melibatkan 25 orang personil perharinya, antaranya Polres Rejang Lebong 7
personil, Brimob 10 personil, TNI AD 2 personil, Dishub 2 Personil, Satpol PP 2
personil ditambah dengan petugas medis yang selalu dilibatkan perharinya. (brn)