Usai Antar Pasien Covid, 2 Petugas Dirampok di Jalan Lintas Curup-Lubuk Linggau

Di ambulance inillah dua petugas dari Puskesmas Bangun Jaya dirampok tujuh pelaku/sahanatrakyat.com-brm

REJANG LEBONG ,sahabatrakyat.com- Naas dialami oleh dua orang petugas kesehatan di Kabupaten Rejang Lebong. Usai menjalankan tugas mengantar pasien Covid-19 ke Lubuk Linggau keduanya menjadi sasaran pelaku kejahatan di jalan lintas Curup-Lubuk Linggau, tepatnya di kawasan Desa Kepala Curup Kecamatan Binduriang.

Berdasar data terhimpun, kejadian naas bermula saat kedua petugas yang masing-masing diketahui bernama M. Abdul Kunci selaku (sopir) dan Indah Permata (tenaga medis) sekitar pukul 22.30 WIB berangkat dari Bangun Jaya Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR) menuju RS. Ar Bunda Lubuk Linggau dengan membawa pasien Covid-19 rujukan. Usai mengantar pasien, keduanya langsung kembali ke Curup.

Namun ditengah perjalanan sekitar pukul 01.00 WIB Sabtu dini hari tadi, mobil ambulance PSC pelat merah nopol BD 9177 KY yang mereka bawa mengalami pecah ban di kawasan sawangan Desa Kepala Curup. Tanpa berfikir negatif selanjutnya sang sopir langsung menghentikan laju kendaraan dan berusaha mengganti ban yang pecah.

Saat korban Abdul sibuk mengganti ban, dan Indah menunggu di dalam mobil, datang tujuh orang tak dikenal mendekati mobil.

Dengan modus ingin menawarkan bantuan ketujuh orang tersebut langsung menodongkan sajam kepada kedua korban sembari meminta paksa barang-barang yang dibawa oleh kedua korban. Alhasil dua unit HP milik korban, kemudian tas berisikan alat medis dan juga uang tunai sekitar Rp.150 ribu.

Usai menjalankan aksinya para pelaku langsung kabur melarikan diri.

Polisi Buru Para Pelaku

Terkait kejadian tersebut pihak Polres Rejang Lebong melalui Polsek Padang Ulak Tanding membenarkan jika telah terjadi aksi kejahatan di wilayah hukumnya.

Kedua korban sendiri menurut keterangan Kapolres AKBP. Puji Prayitno melalui Kapolsek Padang Ulak Tanding (PUT) IPTU. Tomy Sahri saat dihubungi Sabtu siang (03/07/2021) via handpone telah menyampaikan laporannya ke Polsek PUT tak lama usai kejadian.

“Kejadian tersebut memang ada, kedua korban juga sudah menyampaikan laporannya ke Polsek tak lama setelah kejadian,”sampai Tomy.

Dilanjutkan Tomy usai menerima laporan, anggota Polsek PUT langsung mendatangi TKP serta bergerak memburu para pelaku bahkan hingga siang kemarin para pelaku yang berjumlah 7 orang tersebut masih dalam perburuan.

“Saat itu juga anggota langsung mendatangi TKP dan para pelaku masih dalam lidik, doakan saja para pelaku segera dapat kita tangkap,”akhir Tomy.

Kepala PSC 119 Dinkes Rejang Lebong Yudi Ardiansyah, di tempat terpisah saat dihubungi wartawan atas kejadian yang dialami anggotanya itu menyampaikan harapannya agar kejadian tersebut tidak kembali terulang, serta para pelaku dapat segera tertangkap.

“Kami berharap kejadian ini tidak ada lagi, dan para pelaku segera tertangkap,” sampai Yudi.

Terkait kondisi kedua korban, dijelaskan Yudi saat ini masih dalam kondisi shok akibat kejadian yang tidak pernah mereka bayangkan tersebut. Apalagi keduanya ditengah malam ditodong pisau oleh para pelaku.

Sempat Viral di Medsos

Disisi lain, kejadian naas yang dialami kedua petugas yang membawa pasien Covid-19 tersebut sempat viral dan menjadi pembahasan di medsos dan di masyarakat umum yang sangat menyesalkan adanya aksi perampokan terhadap petugas yang baru saja usai menolong pasien Covid-19 asal Rejang Lebong tersebut. (Brn)