Warga Embong I Lebong Ditemukan Meninggal dengan Parang di Pinggang

Upaya evakuasi saat korban ditemukan

LEBONG, sahabatrakyat.com- Matahari masih sangat terik, Jumat siang (5/2/2021). Tapi kabut duka tak lagi mampu dibendung ratusan warga di Desa Embong I, Kecamatan Uram Jaya, Lebong.

Isak tangis pecah. Orang-orang menyesak. Ayat-ayat suci dipanjatkan. Sebagian bersyukur upaya berhari-hari mencari M Teguh (40 tahun) membuahkan hasil.

Sejak Rabu malam M. Teguh yang dikabarkan hilang dan diduga hanyut di aliran sungai Air Uram memang dicari beramai-ramai warga sekitar. Tak terkecuali tim rescue, aparat TNI dan POLRI. Bahkan BASARNAS Provinsi Bengkulu pun turun.

Ratusan warga saat di rumah duka

Upaya itu berlanjut hingga Kamis sepanjang hari. Dari pagi sampai larut malam. Tak cuma di aliran Sungai Air Uram tapi juga ke aliran Sungai Ketahun.

Ada yang pakai perahu karet. Ada yang mencari dengan alat bantu seadanya. Sebagian berjaga di posko dadakan. Sebagian berjibaku di rumah korban menyiapkan makan minum bagi mereka yang turut melakukan pencarian.

Bahkan sebelum shalat Jumat atau beberapa jam sebelum korban ditemukan ajakan menaikkan permohonan pertolongan kepada pemilik kehidupan pun dimintakan kepada para imam masjid di Kecamatan Uram Jaya.

Segala daya upaya itu pun dijabah sang khalik. Korban yang diyakini hanyut pun ditemukan. Jasadnya muncul di sekitar lokasi yang disebut Lubuk Sung. Kondisinya tanpa baju. Hanya mengenakan celana hitamnya serta dengan parang yang masih lekat di pinggang.

“Lokasinya di aliran sungai yang sudah dekat dengan Desa Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis,” kata Hendra Surya, relawan Lebong Rescue yang ikut serta dalam proses pencarian.

“Ditemukan sekitar pukul 14.15 lalu dibawa ke sekitar Galian C untuk dipindahkan ke ambulan dan tiba di rumah duka sekitar pukul 14.45. Meski kita berduka tapi syukurlah kerjasama tim ini membuahkan hasil,” ujar Rafik Sani didampingi Geri, relawan Lebong Rescue lainnya.

Asisten I Jafri saat menyampaikan bela sungkawa dan terimakasih kepada warga dan tim rescue

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Jafri didampingi Kepala BPBD, Camat Uram Jaya menyampaikan bela sungkawa sekaligus ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam upaya menemukan korban.

“Seluruh masyarakat dan tim Resque. Ada Babinsa, Bhabinkamtibmas, Basarnas, Lebong Resque, PMI, Kepahiyang Resque, Bengkulu Emergency Tim dan R59 Rejang Lebong. Mohon maaf jika ada kekurangan dan khilaf selama beberapa hari ini kita mencari korban,” kata Jafri di Desa Embong I sebelum almarhum disemayamkan.

Seperti diberitakan, M Teguh dikabarkan hanyut setelah tak kunjung pulang ke rumah pada Rabu malam (3/2/2021), setelah pada siangnya ia pamit pergi ke sawah.

Pada sore hujan turun sangat deras. Sungai Uram dan sejumlah sungai besar di Lebong meluap. Keluarga yakin ia hanyut karena setelah disusul ke sawah sosoknya tak di sana.


Pewarta: SUMITRA NAIBAHO