Warga Lapas Kembali Disebut Pasok Sabu

BENGKULU, sahabatrakyat.com– Untuk kesekian kalinya warga binaan atau narapidana disebut sebagai pemasok atau pemberi narkotika kepada pelaku yang tertangkap oleh polisi. Setelah dua kali menyenggol nama Lapas Bentiring, kali ini nama Lapas Malabero yang disebut.

Kasusnya diungkap Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Bengkulu yang menangkap pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkoba. Pelaku sebanyak 2 orang pemuda Kota Bengkulu yang merupakan satu rangkaian penangkapan.

Kasubdit Penmas Bid Humas Polda Bengkulu AKBP Agung Darmanto bersama Wakil Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Bengkulu AKP Yudha Setiawan, SH saat konferensi pers, Senin (19/04/2021), menjelaskan dua pemuda itu adalah ED (24 tahun), warga Kelurahan Tanah Patah dan WS, alamat Kelurahan Bentiring, Kota Bengkulu.

Sementara itu AKP Yudha Setiawan, SH menerangkan lebih rinci proses penangkapan. Berawal dari informasi masyarakat yang menyebut adanya transaksi narkoba di seputaran Muara Bangkahulu, Jumat (16 April 2021).

Setelah diintai ditangkaplah ED di kediamannya. Setelah menggeledah rumah pelaku yang disaksikan ketua RT setempat didapatkan 16 paket sabu seberat 10 gram dan 1 paket ganja seberat 12 gram serta timbangan digital.

“Menurut pengakuan pelaku barang tersebut milik salah satu penghuni Rutan Malabero. Dirinya mendapatkan upah sebanyak 500 ribu rupiah,” jelasnya.

Dari hasil penangkapan ED, petugas kembali menangkap WS yang menurut pengakuan ED ia menukarkan salah satu paket sabu dengan ganja milik WS.

Setelah dilakukan penggeledahan di rumah WS, petugas kembali menemukan 2 paket ganja yang disembunyikan dalam kertas coklat dalam sepatu warna putih.

“Berdasarkan penelusuran petugas, WS mendapatkan ganja untuk dipergunakan sendiri dan didapatkan dari AN yang saat ini masih diburu,” imbuhnya.


Pewarta: Putri Ayu Pandiangan