Warga Positif Covid-19 di Rejang Lebong Bertambah 28 Kasus

Salah satu upaya pencegahan dengan melakukan rapid anti gen kepada masyarakay oleh pihak Dinkes RL/Foto: brn-sahabatrakyat.com

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com Kasus warga posituf Covid-19 di wilayah Rejang
Lebong belakangan ini terus mengalami peningkatan. Bahkan hari Senin (26/4/2021)
tercatat ada penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 28 kasus.

Penambahan ini sendiri tercatat sementara adalah penambahan terbanyak di bulan April
2021 setelah sebelumnya pada Kamis (22/4/2021) lalu ada penambahan sebanyak 22
kasus.

Kadis Kesehatan Rejang Lebong Syamsir menerangkan saat ini 28 orang yang terpapar
Covid-19 tersebut semuanya tengah melakukan isolasi mandiri. “Penyebarannya ada di
sejumlah kecamatan dan usianya pun beragam. Saat ini semua warga yang positif sudah
melakukan isolasi mandiri,” terang Syamsir.

Dilanjutkan Syamsir, hingga kini total kasus positif Covid-19 ada 840 kasus di
Rejang Lebong, kemudian sampel negatif ada sebanyak 2.478 kasus. Sedangkan jumlah
sampel yang diperiksa di laboraturium ada sebanyak 3.318 kasus. Adapun kasus
meninggal dunia telah tercatat sebanyak 18 kasus. Dan dalam pengawasan ada sebanyak
71 kasus.

Lebih jauh dijelaskan oleh Syamsir, penambahan 28 kasus positif tersebut terbanyak
ada di Kecamatan Curup Tengah (11 kasus); lalu di kemudian Kecamatan Curup sebanyak
7 kasus; Kecamatan Selupu Rejang, 6 kasus; Curup Selatan, 2 kasus; dan Curup Utara, 1 kasus.

Sedangkan usia termuda yang dinyatakan positif terpapar yakni kasus 819 seorang
perempuan berusia 7 tahun warga Selupu Rejang. Lalu kasus 831 seorang perempuan 11
tahun, warga Curup Tengah dan kasus 834 seorang perempuan usia 15 tahun warga Curup
Tengah.

“Penambahan ini ada di 5 kecamatan berbeda, paling banyak memang ada di Kecamatan
Curup Tengah. Untuk usia yang positif terpapar ini beragam paling tinggi usianya 63
tahun kasus 822 jenis kelamin Laki-laki warga Selupu Rejang. Kemudian paling muda
usia 7 tahun perempuan warga Selupu Rejang,” jelasnya.

Terkait adanya penambahan jumlah kasus positif yang cukup banyak tersebut, Syamsir
menghimbau masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan. Syamsir juga berharap agar
pihak pemerintah desa dan kelurahan dapat secara aktif pula melakukan himbauan ke
masyarakat dan segera terbentuk dan diaktifkannya pos komando di desa dan kelurahan.

“Harus menjadi tanggungjawab bersama menangani persoalan ini, saya berharap segera
dibentuk dan difungsikan Pos Komando Penanganan Covid tingkat desa dan kelurahan
sesuai dengan instruksi Mendagri No 3 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan
Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19
ditingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19,” akhirnya.
(brn)