Warga Positif Covid-19 Di Rejang Lebong Kembali Bertambah

Dinas Kesehatan serta tenaga kesehatan rejang lebong terus ingatkan masyarakat untuk patuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19/Foto: brn-sahabatrakyat.com

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com– Mematuhi Protokol Kesehatan (Porkes) sudah menjadi hal yang tidak bisa ditawar-tawar untuk dilakukan oleh masyarakat di Rejang Lebong. Sebab kasus postif Covid-19 saat ini masih terus bertambah. Bahkan, data per hari Rabu (7/4/2021) tercatat ada penambahan kasus positif sebanyak 9 kasus yang mayoritas berada di wilayah Kecamatan Curup Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong Syamsir dalam keterangannya menjelaskan saat ini jumlah konfirmasi sudah ada sebanyak 735 kasus dengan adanya penambahan 9 kasus konfirmasi poitif. Padahal di hari Selasa (6/4/2021) tidak ada penambahan dan hanya ada 726 kasus konfirmasi.

“Dengan adanya 9 kasus penambahan hari ini maka jumlah kasus konfirmasi di Rejang Lebong bertambah menjadi 735 kasus, namun untuk yang meninggal dunia tidak ada penambahan yakni 13 kasus, sedangkan yang sembuh ada sebanyak 706 kasus dan yang masih dalam pengawasan ada 16 kasus,” terang Syamsir.

Penambahan kasus positif hari ini, dijelaskan Syamsir kesemuanya sudah melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dan tercatat paling banyak dari 9 kasus tersebut 7 kasus ada di wilayah Kecamatan Curup Tengah dan 2 kasus di wilayah Kecamatan Padang Ulak Tanding.

Lebih jauh dijelaskan Syamsir dari data yang ada 7 penambahan kasus konfirmasi positif yang berasal dari Curup Tengah di antaranya kasus 727 laki-laki berusia 66 tahun, kasus 728 perempuan berusia 22 tahun, kasus 729 perempuan berusia 21 tahun, kasus 730 perempuan berusia 36 tahun.

Lalu, kasus 733 laki-laki berusia 29 tahun dan kasus 734 perempuan berusia 21 tahun serta kasus 735 perempuan 34 tahun. Sedangkan 2 kasus yang berasal dari Kecamatan Padang Ulak Tanding yakni kasus 731 laki-laki berusia 28 tahun dan kasus 732 perempuan berusia 27 tahun.

“Tidak ada yang diisolasi di rumah sakit, semua melakukan isolasi mandiri,” ungkap Syamsir.

Selain adanya penambahan kasus positif pihaknya juga mencatat ada sebanyak 2.974 sampel yang diperiksa di laboraturium. Sedangkan sampel yang dinyatakan negatif ada sebanyak 2.239 sampel.

Sedangkan kasus konfirmasi selesai isolasi ada sebanyak 5 kasus yakni kasus 718, 719, 720, 721, 723 yang kesemuanya berasal dari wilayah Kecamatan Curup Selatan.

“Dengan adanya peningkatan kasus poitif ini, kami tidak pernah bosan mengajak, mengingatkan, menghimbau masyarakat untuk selalu menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan, pencegahan itu yang paling baik adalah dilakukan dengan kesadaran sendiri, terus menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjaunhi kerumunan dan mengurangi mobilitas,” akhirnya. (brn)