REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong (RL) akan mengurangi jumlah kuota guru honorer yang bakal direkrut dalam waktu dekat karena keterbatasan anggaran.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Disdikbud RL, Noprianto, Rabu (10/1/2017) di Curup. “Sebelumnya kita sudah mengusulkan akan merekrut 380 guru TKS, namun setelah melihat ketersediaan anggarannya jumlah guru TKS yang akan diterima jumlahnya sebanyak 120 orang saja,” kata dia.
Ia mengatakan besaran honor yang akan diberikan kepada mereka nantinya berkisar Rp 500 ribu hingga Rp700 ribu per bulan.
Dikatakan Noprianto, proses seleksi penerimaan guru TKS sendiri belum diketahui pelaksanaannya. Saat ini masih dilakukan pendataan terhadap sekolah-sekolah yang membutuhkan guru honorer.
Guru TKS yang akan direkrut diutamakan guru honorer yang sudah lama bertugas di sekolah masing-masing, terutama yang berada di pelosok.
“Diutamakan adalah guru honorer yang sudah lama bertugas sehingga diharapkan mereka dapat lebih maksimal lagi menjalankan tugasnya. Jika masuk guru baru, khususnya di sekolah pinggiran, ditakutkan nantinya akan jarang masuk,” ujarnya.
Adanya perlakukan khusus untuk guru honorer yang sudah lama bertugas di Rejang Lebong itu, katanya, maka dalam seleksinya, Disdikbud setempat tidak akan melihat strata pendidikan mereka. Minimal mereka lulusan SMA dan sederajat, dan sudah lama bertugas di sekolah terpencil.
Disdikbud Rejang Lebong merencanakan merekrut ratusan guru TKS guna memenuhi kekurangan tenaga guru, baik tingkat SD maupun SMP, yang tersebar di 15 kecamatan. Hal itu dilakukan menyusul banyaknya guru yang pensiun, pindah, maupun meninggal dunia. Jika mengandalkan formasi penerimaan guru PNS, jumlahnya relatif terbatas.


Editor: Jean Freire
Sumber: Antara