Ayah-Ibu di Malaysia, Dititip di Panti Asuhan, Bocah Tewas Setelah Jatuh di Kamar Mandi

 
MALANG: Rehan (4 tahun) meninggal di ICU RSUD Arga Makmur setelah sempat kritis akibat jatuh dari bak mandi/foto firman-sahabtrakyat.com
MALANG: Rehan (4 tahun) meninggal di ICU RSUD Arga Makmur setelah sempat kritis akibat jatuh dari bak mandi/foto firman-sahabtrakyat.com

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Rehan (4 tahun), seorang bocah yang tinggal di Panti Asuhan Melati Desa Karang Anyar, akhirnya meninggal di ICU RSUD Arga Makmur, Rabu (07/12/2016). Sebelumnya, bocah laki-laki itu dilarikan ke RSUD Arga Makmur setelah terjatuh dari bak mandi, pada Selasa (06/12/2016). 

Rehan menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 12.55 WIB. Menurut petugas medis, dr. Intan, Rehan meninggal karena gagal nafas. Sebelum ditangani dokter spesialis, Rehan sebelumnya ditangani dr. Suryadi Sipayung.
 
“Informasi awal di bagian kepala depan sama belakang ada luka lecet, di kelopak mata sebelah kiri sama lebam di mata sebelah kanan. Untuk perkembangan selanjutnya itu sudah ditangani oleh dokter spesialis langsung, untuk informasi lebih jelasnya itu silahkan tanya dengan pihak panti langsung,” ungkap dr Sipayung.
 
Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Andhika Vishnu, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP. M Jufri, S.IK mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan kros cek dan berkoordinasi dengan dokter dan keluarga korban serta pihak panti.
 
“Informasi yang kita peroleh bahwa memang anak ini tergolong hiperaktif. Sampai saat ini belum ada laporan. Karena kami mendapatkan informasi bahwa ada anak yang dirawat di rumah sakit karena informasinya jatuh dari bak mandi, ternyata memang betul. Setelah kita kros cek dan berkoordinasi dengan dokter serta keluarganya, keluarga korban mengatakan ini merupakan musibah,” terang dia.
 
Sementara itu pihak keluarga enggan berkomentar terkait kejadian itu. Sementara Rehan langsung dibawa ke rumah duka di Desa Lubuk Balam Kecamatan Air Besi Kabupaten Bengkulu Utara untuk disemayamkan.
 
Rehan sengaja dititipkan ke panti asuhan lantaran ayah dan ibunya bekerja sebagai TKI di Malaysia. Sementara Amrul, paman korban, karena tak mampu mengurus korban, menitipkan Rehan di panti itu sekitar satu setengah bulan yang lalu.
 
 
 
Penulis: MS Firman
Editor   : Jees