
BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Seorang narapidana di Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Bengkulu Utara, Faisal Tanjung (23 tahun), terpaksa dilarikan ke RSUD Arga Makmur, Senin (25/9/2017) pagi menjelang siang.
Faisal harus mendapatkan perawatan medis lantaran pergelangan tangan dan bahu kanannya bersimbah darah setelah ditusuk dengan benda tajam oleh warga binaan lainnya.
Penusukan itu bermula ketika terjadi pertikaian antara korban dengan seorang napi lainnya bernama Kodi.
Keduanya sudah sempat didamaikan oleh petugas namun keributan kembali terjadi. Saat Faisal hendak menuju ruang tahanan, dua rekan Kodi justru mengeroyok hingga berjung pada penusukan.

Faisal yang berstatus tahanan titipan jaksa atas kasus perdagangan kulit satwa langka harimau itu ditusuk gunting dan sikat gigi yang diruncing.
Pasca-kejadian, Kodi dan dua napi lainnya yang terlibat pengeroyokan diamankan oleh petugas Lapas.
“Sebelumnya ada keributan, tapi saya gak tau bang apa sebabnya. Saya baru dua minggu masuk lapas di sini gara-gara penjualan kulit harimau. Dia bilang jangan sok gerot di sini, gitu katanya,” ungkap korban Faisal di ruang UGD RSUD Arga Makmur.
Guna mengantisipasi meluasnya kericuhan, aparat gabungan TNI dan Polri disiagakan di sekitar Lapas.
Setelah situasi benar-benar aman dan kondusif, aktifitas pembesuk tahanan oleh pihak keluarga berjalan seperti biasa.
Penulis: MS FIRMAN
Editor: JEAN FREIRE





