
BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Bupati Bengkulu Utara, Ir. Mi’an, Senin (22/01/2018) meresmikan dua unit pasar rakyat di Kabupaten Bengkulu Utara.
Kedua pasar itu masing-masing Pasar Cipta Mulya di Kecamatan Putri Hijau dan Pasar Tanjung Harapan, di Kecamatan Ulok Kupai. Acara peresmian dipusatkan di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Ulok kupai.
Setelah memberi sambutan dan arahan, Bupati Mi’an secara meresmikan kedua pasar rakyat tersebut dengan penandatanganan prasasti.
“Saat ini sudah ada 47 pasar di Bengkulu Utara. Pembangunan terus kita pacu,” kata Bupati Bengkulu Utara saat dikonfirmasi sahabatrakyat.com usai peresmian.
“Kita petakan jangan sampai pasar itu tidak tepat guna pembangunannya, perputaran keuangannya kecil, kemudian masyarakatnya sedikit kita bangun tidak tepat guna, makanya dimaping dan salah satu hasil maping Desa Tanjung Harapan ini mewakili Kecapamatan Ulok Kupai, dengan titik sentralnya di sini, dengan adanya perusahaan, perputaran uang mudah-mudahan bisa berjalan,” jelas Bupati.
Bupati menambahkan, Pemkab BU meminta pengelolaan pasar dilakukan oleh warga melalui pemerintah desa dengan tetap berkoordinas dengan instansi terkait.
“Nanti tetap ada laporan rutin ke dinas perdagangan melalui UPTD yang akan mengontrol. Namun desa diberi otoritas untuk mengelola dengan catatan bersih, hasilnya bisa nampak dan masyarakat bisa teratur,” urainya.
Dikatakan, konsep pengelolaan pasar ke depan akan mengarah kepada apa yang disampaikan oleh pemerintah pusat, yakni menghilangkan kesan pasar kumuh.
“Kita akan menghilangkan kesannya pasar terbuka agar para pedagang, pembeli tidak kehujanan. Makanya konsepnya sekarang pasar tertutup,” jelas Bupati.
“Saya sudah jelaskan, saya ini untuk masyarakat Bengkulu Utara tetapi melihat mana yang belum, kenyataannya posisinya di sini masih belum tersentuh bukan tidak dikerjakan, (tapi) keuangan belum mencukupi sehingga ada penekanan khusus ke wilayah sini.
Di sana pun kalau memang masih ada yang belum kita bangun tahun ini Lais, Lubuk Durian kita bangun. Jalan pun demikian jadi tidak ada itu bahasa seolah-olah kesana-kesini itu tidak,” tutupnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bengkulu Utara, Ir. Siti Qoriah Rosydiana, MM mengatakan pemerintah daerah telah membangun dan merevitalisasi pasar di Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 15 pasar.
“Setiap tahunnya kita akan berupaya terus akan membangun baik dari sumber DAK atau pun APBN ataupun dari APBD,” kata dia.
“Pengelolaan pasar ini kita serahkan kepada kepala desa selaku penanggung jawab dengan dipayungi peraturan desa dalam pengelolaan pasar ini dengan tetap memberikan kontribusi ke daerah.”
Dalam rangka pembinaan pasar ini ada keterkaitan dinas perdagangan, dinas PMD, Dinas koperasi dan UKM.
Sementara Kepala Desa Tanjung Harapan, Sumaji mengatakan, “Kami warga Desa Tanjung Harapan terkait pembangunan pasar yang sudah diresmikan saat ini kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah khusunya Dinas Perdagangan Kabupaten Bengkulu Utara yang telah memberikan suatu fisik bangunan sebagai sentral perekonomian pasar rakyat Desa Tanjung Harapan.”
Dia berharap ekonomi masyarakat setempat bisa terangkat dengan adanya pasar yang baru diresmikan itu.
“Dan kepada pemerintah Daerah kami berharap pembangunan pasar ini berkelanjutan sehingga ikon untuk pertemuan pasar Kecamatan Ulok Kupai ada di Desa Tanjung Harapan sebagai pasar induk,” tutupnya.
Penulis: MS Firman
Editor: Jean Freire
Foto: MS Firman








