
BENGKULU UTARA- Sebanyak 870 Guru Bantu Daerah (GBD) Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis (22/3/2018), menerima surat keputusan penugasan yang disampaikan secara simbolis oleh Bupati Bengkulu Utara Ir. Mian didampingi Kepala Dinas Pendidikan Margono, S.Pd.
GBD yang menerima SK itu mulai guru Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP).
“Hari ini dibagikan SK Guru Bantu Daerah tahun anggaran 2018 karena administrasi sudah lengkap dan kita telah bayarkan bulan Januari dan Februari,” kata Bupati kepada sahabatrakyat.com saat dikonfirmasi usai menyerahkan SK di aula SD Model Arga Makmur.

“Kita tegaskan kepada Dinas Pendidikan untuk berupaya keras sebisa mungkin setiap bulan, diakhir bulan atau diawal bulan depannya berjalan itu sudah bisa diterima, GBD tidak harus menuggu dua bulan atau tiga bulan sekali.”
“Honor GBD ada peningkatan sedikit dari anggaran sebelumnya, terus kita tingkatkan GBD bahwa pemerintah pusat telah memberi kelonggaran juga bisa mendapatkan sertifikasi dengan catatan jam mengajarnya cukup,” terang Bupati Mian.

“Dalam target pemerataan guru terus kita dengungkan, kita punya progres kalau bisa dipercepat agar hasil pendidikan anak didik bisa setara. Semua kualitas guru dengan disebarkan merata tentunya akan lebih baik, tidak henti-hentinya kita sampaikan selalu melalui Dispendik,” tandas Bupati.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan BU Margono, S.Pd menambahkan pihaknya sudah mentransfer honor guru bantu setelah mereka menerima SK. “Kita berupaya untuk tepat waktu,” ujarnya.

Dikatakan, bagi GBD yang ada kinerja dan ada peningkatan kualitas pasti akan tersaring. “Makanya bagi guru-guru yang akan melakukan percepatan peningkatan masuk dalam guru-guru yang tersertifikasi namanya guru profesional, kita juga sudah melakukan peningkatan keprofesian berkelanjutan mandiri, dengan pola Musyawarah Guru Mata Pelajaran ini kita lakukan kegiatan Kelompok Kerja Guru ini dalam rangka itu semua. (MS.Firman/ADV)









