Camat Pelabai: Penggunaan Dana Desa Harus Transparan

JUNAIDI, S.Pd

LEBONG, sahabatrakyat.com- Sesuai dengan Peraturan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 22 Tahun 2016 tentang Penggunaan Dana Desa Tahun 2017, prioritas penggunaan dana desa adalah untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan desa.
Karena itu, pemerintah desa diingatkan agar membelanjakan anggaran tersebut sesuai dengan ketentuan dan program yang sudah ditetapkan. Penggunaan dana desa juga harus akuntabel dan transparan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban dan mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean goverment).
Kepada sahabatrakyat.com, Camat Pelabai, Junaidi, mengatakan, pembangunan yang dilaksanakan di setiap desa, terutama di Kecamatan Pelabai, menggunakan dana desa. Makanya harus sesuai dengan aturan yang berlaku dan sesuai dengan RPJM Des.
“Sesuai dengan program Presiden Republik dan Kementerian Sosial, sebelum pelaksaanaan pembangunan ada berbagai hal yang harus disiapkan, seperti baleho rincian penggunaan dana dan papan merek, koordinasi dengan tim pendamping desa, tim evaluasi dan penentuan titik nol,” urainya.
Untuk penentuan titik nol, jelas Junaidi, pemerintah kecamatan bersama dengan unsur TNI, Polri, perangkat desa dan pendamping desa, sudah turun langsung ke lapangan.
“Saya juga menganjurkan pembangunan dana desa melibatkan warga yang ada di desa masing-masing. Program yang direalisaikan harus mensejahterakan masyarakat dan penyelenggaraan pembangunan harus dilakukan sebaik mungkin,” katanya.
“Dana yang digunakan harus transparan,” ujar Junaidi. “Itulah sebabnya pembuatan baleho itu diharuskan agar rincian dana yang digunakan transparan kepada masyarakat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” tutup dia. (Vikter Sanjaya)