
BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Isu-isu negatif dan provokatif serta menebar teror untuk memecah-belah persatuan dan kebhinekaan bangsa Indonesia mulai mengkhawatirkan belakangan ini.
Sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, TNI bergerak cepat meredam gejala-gejala perpecahan bangsa ini. Bagi TNI, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati. Sudah final. Tidak bisa diganggu gugat.
Untuk meningkatkan kembali rasa persatuan dan kesatuan bangsa ini, jajaran TNI menggelar Gerakan Nusantara Bersatu, yang dilaksanakan di semua satuan dan tingkatan TNI.
Untuk jajaran Kodim 0423/BU, Gerakan Nusantara Bersatu ini digelar pada Rabu, (30/11/2016), di Lapangan Alun-Alun Rajo Malim Paduko Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara.
Komandan Kodim 0423/BU Letkol Czi. Syaiful Rachman, SE, kepada sahabatrakyat.com, menjelaskan, Gerakan Nusantara Bersatu digagas oleh Panglima TNI dan ditindaklanjuti oleh Pangdam VII Wirabuana dan jajarannya hingga ke tingkat Korem dan Kodim, agar seluruh komponen masyarakat yang ada di Kodim masing-masing melaksanakan kegiatan ini.
“Kegiatan Nusantara Bersatu ini ingin menunjukkan kepada dunia luar (serta pihak yang ingin memecah belah kita) bahwa kita adalah Indonesia yang satu yang terbentuk dari berbagai macam suku bangsa, agama, dan ras yang sepakat mendirikan republik ini,” tegas Dandim.
Para pendahulu bangsa ini (founding fathers), kata Dandim, yang berasal dari Sabang sampai Merauke, telah berjuang mengorbankan darah, airmata, harta benda dan nyawa mereka sekalipun untuk kemerdekaan yang kita nikmati ini, mereka menyatukan perbedaan mereka menjadi suatu energi kesatuan untuk mencapai kemerdekaan.
“Kebhinekaan bukanlah sesuatu kekurangan malah sebaliknya adalah suatu kekuatan yang menjadikan Indonesia indah dan unik. Perbedaan itu indah,” tambah Dandim.
Gerakan Nusantara Bersatu ini diisi dengan beberapa acara, di antaranya orasi kebangsaan, pembacaan puisi, menyayikan lagu-lagu perjuangan, pembacaan doa lintas agama, pembacaan ikrar dan dilanjutkan dengan penanda tanganan Gerakan Nusantara Bersatu.
Penulis: MS Firman
Editor: Jees








