
SELUMA, sahabatrakyat.com– Jembatan di Kelurahan Puguk (bukan desa), Kecamatan Seluma Utara, yang ambruk setelah pondasinya digerus arus sungai, direspon cepat pemerintah setempat dan Polsek Seluma.
Hanya beberapa jam setelah dilaporkan, pemerintah kelurahan, kecamatan dan Polsek Seluma bersama-sama warga sekitar menggelar gotong-royong membangun jembatan darurat atau sementara agar aktivitas warga tetap bisa berjalan.
Kapolsek Seluma AKP Agus Norman SH MH, dalam laporannya menerangkan, kegiatan gotong-royong dilakukan dengan cara membangun jembatan sementara (darurat) menggunakan bahan dari pohon kelapa dan papan kayu.

Gotong royong dilakukan sebagai upaya menciptakan akses sementara warga yang berkepentingan melintasi jembatan di Kelurahan Puguk yang ambruk pada Sabtu malam yang lalu diperkirakan akibat tergerus hujan dan juga usia, kata AKP Agus.
“Alhamdulilah, kegiatan gotong royong yang dilakukan hingga Minggu malam berhasil menciptakan jembatan sementara yang menghubungkan antara Kelurahan Puguk, Desa Talang Empat, Desa Lubuk Resam, Desa Sinar Pagi, Desa Pandan menuju Kelurahan Pasar Tais Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu khususnya untuk pejalan kaki dan pengendara kendaraan roda dua,” kata Agus.
Sumber: Tribratanewsbengkulu.com | Editor: Jean Freire









