Ditemukan Tak Bernyawa, Bidan Sus Diduga Korban Perampokan

Korban saat akan dibawa ke RSUD Arga Makmur/MS Firman-sahabatrakyat.com

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Warga Desa Karang Anyar I, Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, Senin (24/07/2017) malam sekitar pukul 19:30 WIB, dihebohkan oleh penemuan mayat perempuan di rumahnya dalam kondisi sudah mulai membusuk.
Perempuan yang dikenal sebagai seorang bidan bernama Aisyah Susilawati (53 tahun) itu diduga tewas akibat pembunuhan. Hal itu didasarkan atas kondisi tubuh korban
Jasad bidan Aisyah ditemukan setelah anak korban bernama Koko meminta bantuan temannya Randi yang juga tetangganya melalui ponsel untuk mengecek rumah orang tuanya. “Sebab sejak hari Jumat (21/7/2017), sang ibu yang dihubungi tidak bisa tersambung,” cerita Randi.
Kecurigaan muncul setelah Randi dan teman-temannya mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah. Randi akhirnya memberitahukan hal itu kepada Kepala Desa Karang Anyar I Saiful Amri.
Anggota Sat Reskrim Polres BU saat melakukan olah TKP/MS Firman-sahabatrakyat.com

Kepala Desa bersama warga lainnya membuka pintu garasi rumah korban, lalu ditemukan jasad bidan yang akrab dipanggil Sus itu dalam kondisi sudah kaku serta mengeluarkan aroma yang tidak sedap.
Menurut dugaan Kades Saiful Amri, warganya yang hanya tinggal sendirian di rumahnya tersebut merupakan korban pembunuhan atau permpokan, sebab ditemukan bercak darah pada bagian tubuh korban yang telah menghitam.
“Kami temukan jasadnya dalam posisi terlentang, di bawah tangga ruang tengah terdapat bercak darah yang menghitam dan jasadnya sudah mengeluarkan bau busuk. Diperkirakan korban tewas sudah tiga hari. Sebab selama tiga hari belakangan tidak nampak ada aktifitas dan lampu rumahnya selalu mati,” ungkap Kades.
Jasad korban dibawa ke RSUD Arga Makmur dengan ambulan/MS Firman-sahabatrakyat.com

Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Andhika Vishnu SIk, melalui Kasat Reskrim AKP M Jufri, S.IK saat dikonfirmasi sahabatrakyat.com di tempat kejadian, mengatakan, pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP. Soal dugaan perampokan atau pembunuhan masih dalam penyelidikan.
“Dugaan sementara meninggalnya korban akibat perampokan, sebab ditemukan ada luka di bagian kepala korban yang tinggal sendirian di rumah itu dan sementara barang yang hilang, kita konfirmasi dengan kelurga, untuk sementara motor korban hilang. Untuk lebih jelasnya kita akan melakukan otopsi terlebih dahulu,” singkat Jufri.
Terpisah, Lisam, salah satu tetangga korban, mengatakan, sejak dulu bidan Sus termasuk orang baik. Ia selalu bergaul dengan lingkungan sekitar. “Sudah berapa hari ini tidak pernah kelihatan,” katanya.
================
Penulis: MS FIRMAN
Editor: JEAN FREIRE