DPRD BU Gelar Paripurna LKPj APBD Tahun Anggaran 2019

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Utara (BU), Senin (6/7/2020), menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan dan Pertanggungjawaban (LKPj) APBD Tahun Anggaran 2019.

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD BU Sonti Bakara SH didampingi dua unsur pimpinan, Waka I Juhaili dan Waka II Herlyanto itu dihadiri Bupati BU Ir H Mian, serta unsur Forkopimda BU.

Bupati Mian menyampaikan Raperda tentang Laporan Pertanganggungjawaban pelaksanaan APBD BU tahun anggaran 2019 merupakan kewajiban pemerintah daerah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah.

“Dalam PP itu mengamanatkan bahwa kepala daerah menyampaikan Raperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD berupa laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pengelolaan Keuangan Republik Indonesia paling lambat 6 bulan setelah tahun anggaran berakhir,” jelas Bupati Mian.

Pada kesempatan itu, Bupati Mian menyampaikan kabar bahagia, baik baginya pribadi maupun seluruh jajaran pemerintah daerah Kabupaten Bengkulu Utara, karena laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun 2019 Bengkulu Utara untuk ketiga kali berturut turut meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bengkulu.

Ketua DPRD BU Sonti Bakara dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan selamat atas penghargaan WTP yang tiga kali berturut-turut diraih Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara.

Karena itu ia juga berharap DPRD BU dapat mendukung langkah positif Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dalam penanganan wabah Covid-19.

“Penggunaan APBD 2019, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara meraih WTP, semoga prestasi ini bisa terus dipertahankan pada tahun berikutnya,” kata Sonti.

“Kami dari lembaga DPRD Bengkulu Utara mendukung sepenuhnya terhadap Gugus Tugas Covid-19 dalam mengambil langkah-langkah positif menangani wabah Covid-19. Semoga zona kuning dalam waktu dekat menjadi zona hijau untuk menghadapi new normal. Bukan berarti protokol kesehatan kita abaikan,” tutup Sonti Bakara.


Pewarta: MS. Firman/ADV