DPRD Lebong Bakal Panggil BTL, Kades & BPN

LEBONG, sahabatrakyat.com DPRD Lebong, Kamis (19/12/2019) siang memenuhi komitmennya untuk mendengarkan persoalan lahan kebun Adnan, warga Desa Kampung Dalam, Lebong Utara yang berpotensi terdampak oleh bendungan PLTA Air Putih yang digarap PT Bangun Tirta Lestari (BTL).
Adnan didampingi kuasanya Ridwan diterima Ketua DPRD Lebong Carles Ronsen, Ketua Komisi I Wilyan Bachtiar didampingi Anggota Komisi I lainnya di Ruang Komisi I DPRD Lebong.
Bahkan usai mendengar paparan Adnan, Ketua dan Komisi I DPRD Lebong langsung meninjau ke lokasi proyek PLTA Air Putih di Desa Tunggang, Lebong Utara. Ikut serta perwakilan DPD KNPI Lebong Deri Aryantoni dan dua aparat kepolisian.
Kepada wartawan, Wiliyan Bachtiar mengatakan, berdasar hasil hearing itu, pihaknya akan melakukan pertemuan lanjutan bersama PT BTL, Kepala Desa Tunggang. Termasuk akan mengundang Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lebong untuk menemukan solusi terbaik atas persoalan Adnan.
Sementara kepada Adnan, Wilyan meminta dalam pertemuan kedua nanti untuk membawa data dukung, seperti foto dokumentasi dan surat-surat terkait lahan kebunnya.
“Komisi satu akan tindak lanjuti dengan pihak-pihak terkait dalam hearing lanjutan,” ujarnya Wilyan usai hearing. “DPR akan membantu Pak Adnan dalam memperjuangkan hak-haknya,” tambah Wilyan.
Sementara itu, Adnan melalui pendamping hukumnya, Ridwan menyampaikan harapan agar DPRD Lebong melalui Komisi I mengawal persoalan yang dihadapi Adnan guna mendapatkan pernyataan PT BTL seperti mengganti rugi, membeli atau membuat pernyataan tegas jika saat dilakukan pembendungan merendam kebun.
“Kami minta pertanggungjawaban pihak terkait. Dan kepada Dewan kami berharap besar terhadap pendampingan ini,” tuturnya.


Pewarta: Aka Budiman