Dua Desa di Uram Jaya Salurkan BLT

Penyaluran BLT Dana Desa di Desa Pangkalan, Kec. Uram Jaya/Foto: Ist

LEBONG, sahabatrakyat.com Khaliza melangkah pelan ketika namanya dipanggil keras lewat mix oleh perangkat desa. Perempuan berumur sekitar 85 tahun itu maju ke depan, merapat ke meja panjang buat membubuhkan tanda tangan.

“Nomor 48,” ujar Sekdes Embong memberi tahu dimana ia mesti teken itu kertas tanda terima.

Sejurus kemudian ia sudah diajak foto bersama. “Lihat ke depan,” gantian suara Camat Uram Jaya, Iwan Jang Jaya, yang memberi arahan.

Air mata Khaliza lalu tumpah. Matanya berkaca-kaca setelah melalui proses simbolis penyerahan bantuan langsung tunai atau BLT yang bersumber dari dana desa itu.

Sore itu (03/06/2020), Khaliza menjadi salah satu dari 48 orang di desanya yang menjadi penerima BLT Dana Desa. Nilainya Rp 600 ribu. Untuk sementara pos BLT ini direncanakan untuk selama tiga bulan: April-Juni.

Desa Embong sendiri menjadi desa kedua di wilayah Kecamatan Uram Jaya yang sudah menunaikan kewajiban ini. Desa pertama yang melakukannya adalah Pangkalan di hari yang sama.

Jika di Desa Embong dianggarkan untuk 48 kk, maka di Pangkalan alokasinya dianggarkan bagi 22 kk. Jumlah kk ini tergantung keputusan pemerintah desa masing-masing yang dimusyawarahkan dalam Musdes khusus penanganan Covid-19.

Tenaga Ahli Profesional Kabupaten Lebong Indra Jaya mengatakan, dampak virus corona ini belum bisa diperkirakan. Karena itu, kepada warga yang menerima BLT, ia mengajak agar duit yang diterima bisa digunakan untuk hanya memenuhi kebutuhan yang mendesak saja.

“Kalau belum mendesak, sebaiknya ditabung saja bapak dan ibu sekalian. Karena kita perlu cadangan,” kata Indra yang diberi kesempatan menyampaikan sambutan di Balai Desa Embong itu.

Indra menyebut, per hari Rabu tanggal 03 Juni 2020, sudah 57 desa se- Kabupaten Lebong yang menyalurkan BLT-nya. Adapun jumlah anggaran dana desa se-Lebong yang diposkan ke BLT, kata Indra, hampir Rp 9 milyar.

“Jumlah kk yang menerima BLT ini hampir 5 ribu. Jadi yang baru tersalurkan baru 2.800 kk atau baru mencapai Rp 1,7 miliar,” ujar Indra.

Iwan Jang Jaya juga meminta warga yang menerima BLT tidak membelanjakan uangnya untuk barang-barang komsumtif. Ia menyarankan warga membeli kebutuhan pokok dan asupan makanan guna meningkatkan daya tahan tubuh atau imun.

“Karena perlu kita ketahui bersama pemerintah sudah mulai menerapkan kebijakan new normal atau kenormalan baru. Maka perlu juga kami ingatkan agar kita tetap mengindahkan protokol kesehatan. Wajib pakai masker kalau beraktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan, dan menjaga kebersihan,” papar Iwan. (**)


Editor: Jean Freire