Gagal Curi Motor, Pelaku Kritis Usai Diamuk Massa

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com – Petugas Kepolisian Sektor Curup, Polres Rejang Lebong menyatakan terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang tertangkap massa saat melakukan aksinya di Dusun III, Desa Sumber Bening, Kecamatan Selupu Rejang, Jumat pagi (28/8/2020) sekitar pukul 08.30 WIB saat ini kondisinya masih kritis.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Dheny Budhiono melalui Kapolsek Curup Iptu Samsudin dalam keterangannya, Jumat sore, mengatakan terduga pelaku curanmor tersebut belum diketahui identitasnya dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Curup di Jalur Dua, Kecamatan Merigi.

“Identitasnya belum diketahui, dan saat dievakuasi petugas ke RSUD Curup kondisinya sudah kritis akibat luka parah dan tidak sadarkan diri,” kata Iptu Samsudin.

Kata Samsudin, aksi pencurian kendaraan bermotor ini dilakukan tersangka bersama dengan satu orang lainnya yang berhasil melarikan diri.

Kasus percobaan curanmor yang dilakukan dua orang pelaku ini kata dia, terjadi di Dusun III Desa Sumber Bening Kecamatan Selupu Rejang Lebong, dengan korbannya Dias Angga Saputra (27), warga Dusun VI Desa Sambirejo, Kecamatan Selupu Rejang saat tengah bertamu ke rumah saudara sepepupunya.

Saat tengah meneguk kopi di rumah saudaranya itu, korban mendengar ada suara sepeda motor yang berhenti di depan rumah itu, dan kemudian keluar rumah karena penasaran. Sampai di luar dirinya melihat dua orang pelaku tengah mengambil sepeda motor milik merek Honda Beat pelat BD 3709 KV.

Korban bersama saudaranya kemudian mengejar kedua pelaku, tersangka pelaku yang membawa sepeda motor miliknya berhasil diamankan di Dusun VI Desa Sambirejo, dan kemudian terlibat perkelahian dengan pelaku.

Warga yang mengetahui kejadian ini selanjutnya berdatangan dan membantu korban, hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan dan seterusnya dikeroyok warga, sedangkan satu tersangka lainnya melarikan diri dengan sepeda motor jenis matic warna hitam kombinasi merah.

Tersangka yang menjadi bulan-bulanan massa ini kata Samsudin, berhasil dihentikan setelah petugas tiba di lokasi kejadian, dan selanjutnya mengamankan tersangka serta membawanya ke RSUD Curup, di mana saat itu kondisinya sudah kritis, sedangkan satu tersangka lagi masih dalam pengejaran.