Jenguk Warga Sakit, Teguh REP Tawarkan Tanah & Rujuk ke RSUD

LEBONG, sahabatrakyat.com – Kabar sepasang suami istri hidup menumpang di gubuk bambu dan tak berdaya karena didera sakit direspon Wakil Ketua I DPRD Lebong Teguh Raharjo Eko Purwoto.
Demi meringankan beban Sahrudin (55 tahun) dan istrinya Misra Juliani (44 tahun), Teguh REP mengunjungi kediaman pasutri itu Rabu sore (25/12/2019) di Desa Tabeak Blau, Lebong Atas.
Kehadiran Teguh disambut antusias puluhan tetangga Sahrudin. Sementara Sahrudin dan istri serta kerabatnya malah kaget. Mereka seolah tak percaya dikunjungi wakil rakyat pada petang itu.

Usia memberi salam kepada tuan rumah, Teguh REP segera merapatkan duduknya di sisi Sahrudin. Teguh lantas mendengarkan cerita dan keluh Sahrudin dari kerabat yang hadir.
Teguh REP mendapati cerita bahwa Sahrudin tidak menerima bantuan program kesejahteraan untuk keluarga kurang mampu dari Kementerian Sosial lantaran tidak punya lahan atau tanah sendiri. Teguh pun berniat memberikan sekapling tanah miliknya kepada Sahrudin.
Teguh REP berharap dengan bantuan itu nanti bisa mendorong kesejahteraan keluarga Sahrudin yang terdiri dari istri dan seorang anak laki-lakinya.
“Itu tanah dari pemberian orang tua saya, saya sumbangkan untuk bapak. Paling tidak ada amal untuk orang tua saya, bapak juga bisa mendapat bantuan sebagai bentuk kepedulian dari pemerintah,” ujar Teguh REP.

Tetangga Sahrudin

Tak hanya itu, sebelum pulang dan memberikan uang santunan, Teguh REP meminta izin kepada keluarga untuk mengantar Sahrudin ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Yunus di Kota Bengkulu pada Kamis pagi (26/12/2019) agar bisa diperiksa sebelum menjalankan pengobatan.
“Mumpung masih baru, kalau dibawa ke rumah sakit insyaallah bisa pulih kembali,” sampainya.
Sementara keluarga Sahrudin, Rusli (75 tahun) menyampaikan terima kasih kepada Teguh yang telah memberikan perhatian dan pertolongan terhadap keluarganya itu.

Untuk bantuan sukarela sekapling tanah, kata Rusli, sebelum menyatakan menerima atau tidak pemberian itu terlebih dahulu perlu dibicarakan dalam keluarga. Sementara untuk dibawa ke RSUD M. Yunus Kota Bengkulu Rusli dengan senang hati mengizinkan dan berharap Sahrudin mendapat kesembuhan.
“Kami sangat berterimakasih atas bantuan yang sampaikan, tapi kami minta waktu bersama keluarga untuk bicara,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sahrudin tak  mampu lagi bekerja guna memenuhi kebutuhan hidupnya setelah diserang stroke. Selama dua bulan terakhir ia mengandalkan belas kasih tetangga yang peduli.


Pewarta: Aka Budiman