Jual Dumtruk Demi Grand Max, Warga Kuro Tidur Terancam Bui

Tersangka NN diamankan polisi atas dugaan penipuan/Foto: MS Firman

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com Asa NN (25 tahun) punya mobil sendiri berakhir di kantor polisi. Warga Desa Kuro Tidur, Kecamatan Kota Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, itu dilaporkan atasannya karena duit beli mobil baru diduga hasil tipu-tipu.
Kasusnya bermula ketika NN yang bekerja di salah satu koperasi itu ingin membeli dumtruk milik pimpinan dimana dia bekerja. Rencananya pembelian itu secara kredit lewat jasa leasing.
Namun setelah proses leasing gagal, ayah dua anak itu tidak segera mengembalikan dumtruk. Ia malah menjualnya ke salah satu showroom di Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah.
Satu unit mobil Grand Max diamankan polisi sebagai barang bukti/Foto: MS Firman

Usai menjual dumtruk atasannya bernama Amadian (45 tahun) itu NN lalu membeli mobil Daihatsu Grand Max Pick-Up untuk kepentingan pribadi.
Amadian yang beralamat di Desa Karang Anyar I tak terima ulah bawahannya itu. Ia pun membawa perkaranya ke ranah hukum. NN dilaporkan ke Polres Bengkulu Utara.
Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi Warganegara, SH, S.IK MM melalui KBO Reskrim Iptu M. Asnawi mengatakan laporan sudah diterima dan ditindak-lanjuti.
“Alasan tersangka karena kebutuhan rumah tangga, sehingga dia nekat melakukan penipuan terhadap korban yang tidak lain pemilik koperasi tempat dia bekerja,” kata Asnawi.


Pewarta: MS Firman