Lantik Pejabat Segera Pensiun, Bupati Mian Tuai Kritik

Jubir Fraksi Merah Putih saat menyampaikan pandangan kata akhir

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Mutasi pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Bengkulu Utara baru-baru ini (9/3/2017) rupanya menjadi sorotan khusus wakil rakyat di DPRD.
Dalam pandangan akhir saat rapat paripurna pengesahan dua perda baru-baru ini, Fraksi Merah Putih melalui juru bicaranya Dedy Syafroni mengkritik kebijakan Bupati Mian yang melantik seorang pejabat yang akan segera memasuki masa pensiun.
“Tapi sayang dan seribu sayang dalam pelantikan tersebut saudara bupati masih sempat-sempatnya melantik dan mengangkat kepala dinas yang tidak layak lagi dilantik karena kadis tersebut akan memasuki masa pensiun dalam hitungan hari,” kata Dedy.
Padahal, kata Dedy, di Bengkulu Utara masih banyak pejabat yang muda, energik, dan berkualitas. BU masih punya SDM yang baik untuk dapat dijadikan kepala dinas.
Fraksi Merah Putih juga mempertanyakan masa tenggat pengumuman lelang jabatan yang sangat singkat sehingga membatasi kesempatan PNS/ASN untuk mendaftarkan diri.
“Pengumuman lelang jabatan yang sangat singkat atau bisa dikatakan dalam hitungan jam. Seharusnya hal ini diberitahukan dan diumumkan jauh-jauh hari agar para penjabat di Kabupaten Bengkulu Utara masih berkesempatan untuk mendaftarkan diri menjadi kepala dinas baru sehingga nantinya tidak ada lagi kontroversi,” kata dia.
Menanggapi hal itu, Bupati Mian saat konfirmasi sahabatrakyat.com mengatakan, kalau posisinya sudah masuk masa pensiun menyalahi aturan, hak-hak normatif injuri time masih mempunyai hak normatif satu hari, dua hari, tiga hari dan yang tahu kompetensi itu tentunya saya dan mereka tetap melalui uji kompetensi,” jelas bupati. (MS Firman)