Lebaran Sudah Lewat, THR Masih Ngadat…

Suasana unjuk rasa karyawan JOP menuntut haknya beberapa waktu lalu/Foto: Dok sahabatrakyat.com

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.comPT Julang Oca Permana (JOP) di Desa Air Sebayur, Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara hingga kemarin (19/6/2019) diketahui belum membayarkan tunjangan hari raya (THR) kepada para karyawan. Padahal berdasar surat edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2019, THR wajib dibayarkan minimal satu minggu sebelum lebaran atau H-7.
Perihal belum cairnya THR di PT JOP itu diakui salah seorang karyawan kepada sahabatrakyat.com yang mengkonfirmasinya via handphone, Rabu (19/6/2019). “Sampai saat ini (Rabu, 19 Juni 2019), THR belum dibayarkan, kalau gaji iya sudah dibayar, tetapi gaji yang bulan April kemarin yang dibayar oleh pihak perusahaan,” kata sumber yang minta namanya dirahasiakan.
Sumber itu menambahkan, informasi yang sudah beredar THR bakal dibayarkan dalam bulan ini. “Dengar-dengar informasi tanggal 20 bulan ini dijanjikan akan dibayarkan,” katanya.
Bupati Bengkulu Utara H. Ir. Mian, saat dibincangi sahabatrakyat.com di Balai Daerah usai membuka rapat Forum TJSLP mengatakan, sesuai tugas pokok dan fungsi, ia sudah perintahkan Dinas Tenaga Kerja untuk menegur dan memanggil pihak manajemen JOP. Bahkan owner-nya langsung ditelepon, kata Mian.
Bupati Mian menegasan, jika perusahaan tidak menunaikan kewajibannya maka Pemkab akan menindak sesuai dengan kewenangan dan aturan yang berlaku.
“Jangankan THR, sampai BPJS pun harus mereka bayar. Mudah-mudahan sumbatan itu segera diselesaikan dan dendanya tetap dibayar sesuai dengan aturan.,” imbuhnya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bengkulu Utara, Drs. Fahrudin mengaku sudah memanggil pihak JOP. Panggilan itu dipenuhi dan JOP sendiri sudah menjelaskan kondisi keuangan perusahaan yang belum memungkinkan THR karyawan dibayarkan.
Ir H Mian

“Mereka sudah datang sendiri dan menjelaskan kondisi keuangan PT. JOP itu memang tidak ada rupanya. Jadi bukan sengaja tidak membayarkan.
Kita tanya persoalannya apa, karena kita mau menghindari hal-hal yang tidak dinginkan. Mereka sudah mencari talangan dana, dicarikan sumber lain, mudah-mudahan dengan usaha keras pihak PT. JOP masalah ini cepat selesai dan segera dibayarkan,” jelas Fahrudin.
Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi Warganegara SH SIK MM melalui Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan mengungkapkan hasil mediasi yang sudah dilakukan. Kata Jery, JOP menjanjikan THR cair tanggal 20 Juni (hari ini).
“Kita akan menurunkan anggota dari Polsek ke sana untuk menanyakan tindak lanjutnya seperti apa,” kata Nainggolan.


Laporan: MS Firman
Catatan: Artikel ini sudah direvisi terlait keliru penulisan. Tertulis Iptu Jery Antonius Nainggolan seharusnya AKP Jery Antonius Nainggolan. Demikian kesalahan sudah kami koreksi.