
Lebong – Daging merupakan salah satu penyumbang protein yang tinggi untuk tubuh manusia. Namun demikian, saat ini untuk konsumsi masyarakat Kabupaten Lebong akan daging masih tergolong rendah. Hal ini terlihat dari jumlah sapi yang dipotong setiap minggunya oleh pedagang di Kabupaten Lebong.
Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Lebong, Ir Ahmad Yon bahwa di Kabupaten Lebong dalam seminggu rata-rata pedagang daging memotong 3 ekor sapi, sehingga dalam satu bulan hanya memotong 12 ekor sapi. “Kalau saat ini konsumsi daging masyarakat di Lebong masih terbilang rendah. Namun mudah-mudahan saat memasuki musim panen hal ini dapat meningkat,” ungkap Yon.
Selain itu, jelang hari Raya Idul Fitri 1437 H mendatang, Disnakan memperkirakan jumlah kebutuhan daging Kabupaten Lebong akan meningkat. Diperkirakan sekitar 30 ekor sapi atau kerbau baru akan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama lebaran mendatang. Sayangnya dari jumlah tersebut hingga saat ini Kabupaten Lebong masih bergantung dari Kabupaten tetangga seperti Bengkulu Utara untuk memasok sapi yang nantinya akan dipotong dan dagingnya dijual di pasar Kabupaten Lebong.
“Kita sendiri memiliki beberapa wilayah yang beternak, seperti di Kecamatan Pinang Belapis atau di Desa Ladang Palembang. Hanya saja jumlah tersebut, khususnya untuk daging sapi belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya dalam menghadapi hari raya idul fitri. Sementara untuk kebutuhan daging kerbau kita dapat memenuhinya,” jelas Yon. (CW tar)







