Kantor Dinas Kominfo Bengkulu Utara/

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com Anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) penanggulangan pandemi Covid-19 di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkulu Utara masih menuai kritik sejumlah pihak, termasuk LSM di Bengkulu Utara.

Ketua Aliansi LSM Bengkulu Utara Rozi HR mengatakan, pihaknya menyesalkan alokasi BTT Diskominfo itu. Dana BTT yang bersumber dari uang rakyat itu, kata Rozi, semestinya diperuntukkan bagi masyarakat Bengkulu Utara yang terdampak Covid -19.

“Bukan untuk dibelanjakan perlengkapan kantor yang terkesan unsur manfaatnya bukan untuk masyarakat yang mengalami dampak bencana pandemi ini,” ujarnya.

Rozi menilai, BTT COVID-19 di Diskominfo Bengkulu Utara tidak fokus. “Harapan kita ke depannya Diskominfo mempunyai RKB yang peruntukannya benar-benar fokus pada penanganan COVID-19. Berdasarkan indikator, capaian dan sasaran yang dirancang bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah,” ujarnya lewat sambungan seluler, Senin (27/04/2020).

Terkait sorotan LSM itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bengkulu Utara Sasman SP yang dihubungi ke telepon genggamnya sekira pukul 09.03 WIB, belum memberi kesempatan wawancara.

“Saya lagi rapat,” katanya.


Pewarta: MS FIRMAN