
BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Kesadaran warga yang berdagang di Pasar Purwodadi mentaati aturan belum sepenuhnya menggembirakan. Sebab, walau sering ditertibkan petugas, masih ada saja pedagang yang berjualan di lokasi terlarang.
Seperti yang ditemukan dalam operasi penertiban baru-baru ini. Sejumlah pedagang kedapatan menggelar lapak di atas badan jalan sehingga mengganggu pengunjung pasar lainnya.
Operasi bersama Dinas Perdagangan dan Satpol PP Bengkulu Utara itu berjalan tertib meski harus memaksa pedagang membongkar dan memindahkan dagangannya ke lokasi yang diizinkan.
Kasatpol PP BU, Santoso kepada sahabatrakyat.com di ruang kerjanya mengatakan, operasi penertiban di kawasan Pasar Purwodadi ini sudah dilakukan beberapa kali. Tetapi masih ada saja pedagang yang ‘nakal’ dengan berjualan di atas badan jalan.
“Jumlahnya sudah jauh berkurang dari sebelum-sebelumnya saat kita melakukan operasi,” jelas Santoso.
Santoso mengatakan, operasi penertiban dilakukan agar kawasan pasar tertata dengan baik. Mengingat Arga Makmur sedang menghadapi penilaian tahap II Piala Adipura tahun 2018.
“Kita akan selalu bersinergi dengan instansi lain guna melakukan penertiban kawasan pasar ini. Khusus untuk PKL, apabila dalam penertiban selanjutnya masih ada yang bandel berjualan di atas badan jalan maupun di atas trotoar, maka akan kita berikan sanksi tegas,” tutupnya.
Terpisah, Kepala UPTD Pasar Purwodadi Endang Sulastri, mengatakan, pihaknya sudah sering memberikan himbauan dan mengingatkan para pedagang agar mengindahkan aturan.
“Bahkan kita tidak pernah bosan menegur para pedagang yang bejualan bukan pada tempatnya, namun masih saja ada pedagang yang nakal dan tak mendengarkan himbauan tersebut,” ungkap Endang.
“Makanya kita meminta bantuan Satpol PP untuk turun melakukan penertiban dan penataan agar kawasan pasar tidak semerawut lagi. Kalau tertata dengan baik kan enak melihatnya,” ujar Endang.
Endang berharap, para pedagang bisa mematuhi aturan-aturan yang ada agar bisa menciptakan pasar rakyat yang tertib, bersih, aman dan nyaman.
“Baik bagi pedagang maupun pembeli,” tutup Endang.
Penulis: MS Firman
Editor: Jean Freire





