Membuat Akte Kelahiran Terkendala Buku Nikah, Dukcapil Upayakan Nikah Massal

Foto : Ilustrasi. Akte Kelahiran

Lebong – Dari data yang dimiliki oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lebong, dari jumlah penduduk usia 0-18 yang mencapai 33.623 jiwa, baru 22.035 jiwa yang memiliki akte kelahiran. Artinya, masih ada 11.588 jiwa penduduk dengan usia 0-18 di Kabupaten Lebong yang belum memiliki akte kelahiran.

Kepala Dukcapil Kabupaten Lebong, Hanafi, SH mengungkapkan salah satu kendala dari masyarakat sendiri terkait akte kelahiran adalah soal buku nikah. Dimana masih cukup banyak pasangan suami istri belum diakui pernikahannya oleh negara. Ini lantaran pasangan tersebut hanya menikah secara agama saja atau nikah sirih.

“Banyak hal juga yang melatar belakangi nikah sirih tersebut, salah satunya faktor ekonomi dan sebagainya. Upaya kita untuk mengatasi ini, yaitu berkoordinasi dengan Pengadilan Agama Tubei untuk mengupayakan nikah massal melalui sidang isbat yang dipusatkan di KUA masing-masing wilayah,” ungkap Hanafi.

Ditambahkan Hanafi, syarat untuk mengurus akte kelahiran yaitu foto copy buku nikah orang tua dan foto copy KTP orang tua. Lalu, foto copy KK dan keterangan bidan atau dukun beranak dimana sang anak dilahirkan.

“Kalau seluruh syarat tersebut dilengkapi, kita bisa langsung memproses akte kelahiran sang anak,” tambahnya.

Selain itu, masyarakat juga dihimbau tidak hanya proaktif mengurus akte kelahiran saja. Melainkan juga akte kematian keluarga mereka, juga harus diurus. Syaratnya juga tidak susah, yaitu ahli waris hanya diminta membawa keterangan kematian dari pemerintah desa (pemdes) atau pemerintahan kelurahan dimana yang meninggal tinggal atau berdomisili.

“Ini tidak lain juga dalam rangka pemutakhiran seluruh data kependudukan. Jadi setiap saat bisa diketahui, berapa jiwa yang lahir setiap hari maupun berapa jiwa yang meninggal setiap hari di Kabupaten Lebong. Dan kita pastikan, seluruh pengurusan akte kelahiran maupun akte kematian bebas dari aksi pungli, ” demikian Hanafi. (CW3)

Editor : Gusti Rahmat