
REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com– Aksi perampokan di Jalan Lintas Curup-Lubuk Linggau masih menjadi ancaman. Terbukti pada Senin (21/8/2017) malam sekitar pukul 22.40 WIB, perampok yang berjumlah tiga orang menghentikan satu unit truk bermuatan buah semangka dalam perjalanan menuju Kota Bengkulu.
Ketiga pelaku terbilang nekat. Sebab walau sudah diperingatkan anggota Polsek Padang Ulak Tanding yang ikut mengawal truk, mereka tetap berupaya merampas harta benda yang mungkin dikuasai sopir truk. Polisi terpaksa melepas tembakan karena perampok tak menghiraukan peringatan.
Seorang pelaku akhirnya tak berdaya setelah timah panas bersarang di bagian kaki kanannya. Dia berinisial WD (19 tahun), warga Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang dan tercatat sebagai petugas honorer di Satpol PP Pemkab Rejang Lebong.
Waka Polres Rejang Lebong, Kompol Ruri Roberto didampingi Kasat Reskrim AKP Chusnul Qomar dan Kapolsek Padang Ulak Tanding Iptu Djarkoni saat menggelar jumpa pers di Mapolres Rejang Lebong, Selasa (22/8/2017), mengatakan oknum Satpol-PP yang terlibat kasus perampokan itu ditangkap petugas pada Senin malam (21/8) sekitar pukul 22.40 WIB.
“Tersangka ditangkap saat menjalankan aksi pemerasan dan perampokan bersama dengan dua rekannya yang saat ini masih buron, terhadap korbannya Slamet (33) warga Desa Air Satan, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musirawas, Sumsel,” kata Ruri seperti dikutip Antara.
Dijelaskan, sebelum dihentikan pelaku, korban mampir ke Polsek Padang Ulak Tanding guna meminta pengawalan dengan petugas karena melintasi wilayah Lembak. Lalu petugas ikut naik ke truk dan sebagian lagi menggunakan mobil mengiring dari belakang.
Sekitar pukul 22.00 WIB, saat truk lewat di Desa Kepala Curup, pelaku bersama dua orang temannya mengejar dengan sepeda motor. Mereka lalu memberhentikan mobil truk buah yang dikawal petugas tersebut dan berupaya mengambil kunci kontak.
Anggota Polsek Padang Ulak Tanding yang berada di dalam truk saat kejadian itu sudah memperingatkan para tersangka jika mereka adalah anggota polisi namun tidak dihiraukan oleh ketiganya. Saat pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pisau, kemudian petugas polsek langsung melumpuhkan WD sedangkan kedua temannya langsung melarikan diri dan masih dikejar petugas.
Setelah diamankan petugas, tersangka WD ini diketahui merupakan petugas honorer Satpol-PP Rejang Lebong yang ditugaskan sebagai PAM Swakarsa di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau. Hal ini dikuatkan dengan kartu anggota Satpol-PP Rejang Lebong.
Tak Lulus Tes
Kepala Satpol-PP Rejang Lebong, Rahman Yuzir saat dihubungi Antara mengatakan, jika WD sudah tidak lagi bertugas sebagai honorer di Satpol-PP setempat. Tersangka WD, pernah bertugas sebagai honorer Satpol-PP Rejang Lebong pada 2016 lalu, namun saat seleksi rekrutmen ulang pada Maret 2017 lalu dinyatakan tidak lulus.
_______________
Editor: JEAN FREIRE






