Omset Bisa Milyaran, Apa Kabar Kasus Tuak?

Barang bukti berupa tuak dan armada pengangkut yang diamankan polisi/aka

LEBONG, sahabatrakyat.com– Penyidik Mapolsek Lebong Tengah telah merampungkan berkas perkara kasus penyeludupan puluhan ton minuman keras jenis tuak oleh tiga warga Seluma pasca-operasi penangkapan beberapa waktu lalu.
Berkas perkara itu bahkan sudah masuk ke Kejari Lebong. Polisi kini menunggu apakah berkas sudah lengkap atau masih perlu perbaikan. Kalau lengkap polisi akan menyusul dengan pelimpahan para tersangka. Jika belum, berkas akan dikembalikan.
“Berkas sudah dilimpahkan ke Kejaksaan seminggu yang lalu,” ujar Kapolres Lebong AKBP Andre Gahma Putra melalui Kapolsek Lebong Tengah IPTU Edi Suprianto yang dikonfirmasi sahabatrakyat, Rabu (23/01/2019) siang via WhatsApp.
Edi menjelaskan, dalam kasus ini polisi menjerat tersangka, dengan pasal 204 kitab undang-undang hukum pidana dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun pidana penjara dan UU perdagangan pasal 106 dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.
Seperti diberitakan sebelumnya, tiga warga asal Kabupaten Seluma masing-masing berinisial WN (35 tahun), PG (25 tahun), dan Gt (23 tahun) ditangkap aparat lantaran menyelundupkan minuman keras jenis tuak ke Kabupaten Lebong, Kamis (21/12/2018) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.
Bersama ketiga pria itu, polisi menyita sebanyak 43 jerigen atau sekitar 1,5 ton tuak dan satu unit armada pengangkut Mitsubishi Pick Up L300 dan uang Rp 3.099.000 dan buku catatan transaksi.


Penulis: AKA BUDIMAN
Editor: Jean Freire