Proses evakuasi jenazah Satiman oleh polisi dan warga

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Warga di Kelurahan Kemumu Arga Makmur, Bengkulu Utara, dihebohkan penemuan mayat di aliran sungai setempat, Minggu (18/3/2018).
Mayat laki-laki yang kemudian diketahui bernama Satiman (54 tahun), warga setempat, diketahui sudah sejak dua malam memang tidak pulang ke rumah setelah pamit ke kebun.
Korban pertama kali ditemukan oleh Sumanto (32 tahun), warga setempat. Saat itu, sekitar pukul 08.00 WIB, Sumanto bermaksud berangkat ke kebun dengan melintasi jembatan di atas air terjun.
“Pada saat saksi melihat ke bawah arah air terjun ada sarung di atas bebatuan dan tidak jauh dari sarung tersebut saksi melihat ada korban yang terlentang tidak bergerak, kemudian saksi mendekat dan mengetahui korban seorang laki laki telah meninggal dunia,” terang Kapolres AKBP Ariefaldi Warganegara, SH, SIK, MM melalui Kasat Reskrim AKP M Jufri.

Sumanto lalu memberitahu warga bernama Deki dan menelepon warga yang lain serta melaporkan ke pihak kepolisian.
Hasil olah TKP, korban diduga meninggal dunia karena tenggelam. Dugaan sementara korban terpeleset pada saat mandi. Sementara hasil pemeriksaan dokter, korban meninggal dunia sekira pukul 07.00 Wib.
“Ditemukan luka tidak beraturan pada tubuh korban diduga akibat benturan pada batu di dalan sungai. Tapi kita masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Jufri.
Sebelumnya, Suyitno saat melihat jenazah yang ada di dalam kantong mayat, mengaku sangat terkejut karena jenazah yang ditemukan itu tak lain ayah mertuanya.
Kata Suyitno, sang mertua sudah dua malam tidak pulang ke rumah, setelah sebelumnya pamit menginap di kebun di kawasan Talang Rais.
Menurut Suyitno, dalam beberapa hari terakhir korban memang kerap mengeluh dan mengaku sering dihampiri rasa takut. Namun korban tidak mau menceritakan tentang rasa takut yang sering menghampirinya.


Penulis: MS Firman
Editor: Jean Freire