Pjs Sekdes (baju putih) dan Arlan tetangga korban (baju biru) menunjukkan garasi tempat parkir mobil korban/Foto: sahabatrakyat.com- MS Firman.

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Suasana di rumah Muklis Efendi (40 tahun) di Desa Tanjung Raman RT 001, Kecamatan Argamakmur, Jumat pagi (17/04/2020), tiba-tiba riuh.

Suasana gaduh itu pecah usai Pak Muklis melihat kondisi garasinya yang janggal: satu unit mobil Mitsubishi L-300 yang biasa parkir di sana, pagi itu tidak ditemukannya.

“Ketahuannya sekira jam 06.00 saat saya keluar rumah dan kaget karena mobil sudah gak ada. Saya tanya anak saya, dia juga tidak tahu,” ungkap Muklis yang dikonfirmasi sahabatrakyat.com di kediamannya.

Muklis mengatakan, hilangnya mobil pick-up bernopol BD 9398 DD yang biasa dipakai untuk mengangkut alat-alat pelaminan itu sudah dilaporkan ke polisi. “Tim penyidik dari Polres juga sudah ke sini tadi” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang tetangga korban, Arlan (20 tahun) mengaku sempat melihat seseorang mendorong mobil tersebut. Namun ia tak tahu apalagi menyangka kalau orang itu adalah pencuri.

Korban Muklis menunjukkan kunci dan STNK mobilnya yang hilang

“Waktu saya keluar rumah mau melihat orang bongkar muat ikan asin untuk dibawa ke pasar, biasanya sekira pukul 03.30 WIB, saya melihat ada orang mendorong mobil itu, ketika mau mendatangi ke arah mobil tersebut, mobil langsung melaju saja ke atas,” jelas Arlan menunjuk ke arah Kemumu.

Arlan tidak menaruh curiga apalagi menyadari jika mobil itu dicuri pelaku. “Saya tidak tahu siapa yang mengemudikan mobil, saya pikir yang punya mobil, jadi saya tidak curiga kalau itu maling,” katanya.

Terpisah, Pjs Sekretaris Desa Tanjung Raman Wanto, juga membenarkan adanya peristiwa itu yang menimpa salah satu warganya itu.

“Diperkirakan kejadian pukul 03.30 WIB. Ini menurut keterangan dari salah satu warga kita yang sempat melihat orang mendorong mobil,” katanya.

Atas kejadian tersebut ia menyarankan agar langsung melaporkan ke pihak Polres. “Saat ini kasus kehilangan ini sudah ditangani oleh pihak Polres,” tutup Wanto.


Pewarta: MS Firman