Wabub, Sekda usai pemberian santunan kepada siswa kurang mampu foto bersama

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Upacara peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-72 tahun 2017 digelar Pemkab Bengkulu Utara, Rabu (29/11/2017) di lapangan alun-alun Rajo Malim Paduko Kota Arga Makmur.
Mengangkat tema Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja untuk Penguatan Pendidikan Karakter, upacara itu dipimpin Wakil Bupati BU, Arie Septia Adinata, SE.
Wabup dan Sekda BU pose bersama ketua PGRI usai penyerahan kunci mobil secara simbolis

Membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP, Wabup Arie atas nama Pemda BU mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendarma-bhaktikan hidupnya untuk mendidik anak-anak bangsa di Kabupaten Bengkulu Utara.
“Seandainya tidak ada guru kemungkinan kita tidak akan seperti saat ini,” ungkap Arie. “Bangsa yang besar harus didasari pondasi pendidikan yang kuat.”
 
“Maka dari itu harapan kita kepada semua guru harus giat, kerja keras, sabar dalam melayani, sabar dalam mendidik putra-putri Kabupaten Bengkulu Utara agar tercipta manusia yang produktif dan cerdas serta bermartabat.”

Arie mengatakan, pendidikan menjadi salah satu skala prioritas di masa kepemimpinannya bersama bupati Mian.
“Tentunya kedepannya guru-guru akan kita perhatikan, yang menjadi hak guru tentunya ini menjadi pemikiran saya dan bapak bupati serta pak sekda. Kita akan menekankan kepada kepala dinas agar guru-guru di Kabupaten Bengkulu Utara dapat menjadi perhatian khusus, dan kita di tahun 2018 akan menganggarkan fasilitas-fasilitas untuk sekolah,” ujar Arie.

Usai upacara, Sekda BU Drs. Haryadi, S.Pd, MM, M.Si bersama Kepala Dinas Pendidikan, Margono, S.Pd dan Ketua PGRI Suyanto, M.Pd beserta jajaran mengunjungi dan memberikan bantuan kepada Parso (56 tahun) yang telah mengabdikan diri sebagai guru sejak tahun 1988 dan saat ini menderita sakit strok.

 
______________
(MS. Firman/ADV)